1300 Karyawan PT Kwangduk Akhirnya dapat THR

Bandung Raya

Rabu, 20 Mei 2020 | 17:25 WIB

200520173137-1300-.jpg

PT Kwangduk akhirnya membayar tunjangan hari raya (THR) kepada 1.300 orang karyawannya. Pabrik garmen yang berlokasi di Jalan Raya Cipeundeuy,  Desa Cikalong, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat ini membayarkan THR sebesar 20 persen dari ketentuan perundang-undangan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat, Iing Solihin membenarkan PT Kwangduk hanya sanggup memberikan THR sebesar 20 persen. Besaran THR itu sesuai dengan hasil kesepakatan antara pihak perusahaan dengan karyawan.

"Keputusan pembayaran THR sebesar 20 persen berdasarkan hasil musyawarah antara pihak perusahaan dengan karyawan berlangsung di training room PT Kwangduk. Dihadiri oleh seluruh karyawan dan manajemen perusahaan,"  ungkapnya. 

HRD Manager PT Kwangduk, Harfan Roda menerangkan dalam pertemuan yang berlangsung secara kekeluargaan itu, pihak perusahaan menjelaskan alasan tidak sanggup membayar THR secara penuh. Wabah virus corona (Covid-19) yang berdampak kepada kondisi ekonomi global berpengaruh pada kelangsungan dunia usaha.

"Kondisi ini mengakibatkan tidak adanya permintaan order dari buyer di luar negeri maupun dalam negeri. Itulah yang mengganggu produksi PT Kwangduk," kata Harfan dalam surat kesepakatan antara perusahaan dengan karyawan. 

Sebelumnya diberitakan Pemkab Bandung Barat dalam hal ini Disnakertrans Kabupaten Bandung Barat sudah melayangkan surat edaran per tanggal 8 Mei 2020 Nomor 400/937/Disnakertrans tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19. 

Inti dari surat edaran mengingatkan kepada perusahaan agar membayar THR keagamaan kepada pekerja/buruh seusai ketentuan perundang-undangan. Namun, dalam surat edaran Itu juga diatur jika perusahaan tidak mampu membayar THR Keagamaan pada waktu yang ditentukan.

Disarankan  melakukan  dialog dengan karyawan untuk mencari jalan keluar terbaik.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA