Tebing 8 Meter Longsor, Jalan Cipatat-Cikalongwetan Terputus

Bandung Raya

Kamis, 26 Maret 2020 | 11:26 WIB

200326112810-tebin.jpg

Dicky Mawardi

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cipatat dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir  memicu terjadinya longsor  tebing setinggi 8 meter dan panjang 20 meter di Kampung Logok Talingkup RT 01/RW  03, Desa Cirawamekar, Rabu (25/3) sekitar pukul 22.00 WIB.

Material longsor menimbun badan jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Cirawamekar, Citatah dan Gunungmasigit menuju Desa Nyalindung.  Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Akibatnya jalur tersebut terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun dua. Agar lalu lintas kembali normal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat bersama unsur Muspika Cipatat dan warga sejak pukul 06.00 WIB bekerja bakti membersihkan badan jalan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo di Cipatat. Kamis (26/3/2020).

Ada sekitar 100 orang yang terlibat dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Proses penyingkiran material longsor dilakukan secara manual seperti cangkir, sekop, dan sebagainya

"Mudah-mudahan siang ini akses dapat terbuka. Saat ini progresnya mencapai 60 persen," ujarnya.

Untuk mempercepat pembersihan badan jalan,  BPBD Kabupaten Bandung Barat sudah berkordinasi dengan  PT. Sibelco Bumi Adia  untuk meminjam alat berat.

"Dikerjakan secara manual bisa tapi butuh waktu lama. Guna  mempercepat proses pengerjaan pembersihan material longsoram tanah diperlukan alat berat,"  tambahnya.

Akses jalan tiga desa menuju Desa Nyalindung merupakan jalur strategis. Biasa digunakan oleh warga yang hendak menuju Kecamatan Cikalongwetan tanpa harus memutar ke Padalarang.

Salah seorang warga, Deden (35) berharap akses jalan segera dapat terbuka kembali. Sehingga aktivitas warga yang biasa melewati jalur tersebut dapat kembali normal.

"Ini jalur penting. Menjadi jalan alternatif yang lebih cepat bagi warga Cikalongwetan yang akan ke Cipatat ataupun sebaliknya. Tanpa harus ke Padarang yang lebih jauh dan selalu macet,"  kata Deden.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA