Hadir di Acara Musda, 10 Pengurus Hipmi KBB Diimbau Jalani Rapid Test Corona

Bandung Raya

Rabu, 25 Maret 2020 | 20:13 WIB

200325201400-hadir.jpg

Dicky Mawardi

PENGURUS Himpunan Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Bandung Barat yang hadir pada Musyawarah Daerah (Musda) Hipmi Jawa Barat di Kabupaten Karawang, diminta untuk segera memeriksakan kondisi kesehatannya ke puskesmas ataupun rumah sakit.

Hal itu perlu dilakukan karena ada beberapa orang yang hadir dalam acara itu terinfeksi virus corona. Dua orang di antaranya kepala daerah, yaitu Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Selain itu beberapa pejabat dari Pemkab Karawang juga diketahui positif corona.

"Dari 10 orang itu, ada satu pengurus KNPI Kabupaten Bandung Barat. Sesuai arahan pak gubernur, mereka yang hadir harus diperiksa kesehatannya dengan cara rapid test," kata Ketua KNPI Kabupaten Bandung Barat, Lili Supriatna di sela-sela kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di Gedung KONI Kabupaten Bandung Barat, Padalarang, Rabu (25/3).

Menurutnya, kesepuluh warga Bandung Barat wajib menjalani rapid test. Langkah ini untuk mencegah penulanan virus Covid-19 ke lingkungan keluarga maupun tempat tinggalnya.

"Nama dan alamat kesepuluh warga Bandung Barat yang hadir dalam Musda HIPMI Jabar sudah ada pada kami. Secepatnya akan kita sampaikan kepada mereka, takutnya tidak tahu. Karena berada pada sebuah acara yang berpotensi menyebarkan virus corona, mereka jadi masuk orang dalam pengawasan (ODP). Jalani tes kesehatan ini sangat penting, buat dia pribadi maupun orang-orang terdekatnya," paparnya.

Sementara itu, KNPI Kabupaten Bandung Barat melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Gedung KONI Kabupaten Bandung Barat dan permukiman penduduk. Penyemprotan melibatkan Pemuda Tanggap Darurat (Peta).

"Ini sebagai wujud kiprah pemuda Kabupaten Bandung Barat ikut membantu sesama dan menjaga lingkungan," ucapnya.

Sasaran penyemprotan gagang pintu, jendela dan ruangan KONI Kabupaten Bandung Barat. Setelah seluruh ruangan disemprot caiiran disinfektan dilanjutkan ke rumah-rumah warga yang ada di sekitar Gedung KONI.

"Masyarakat memberikan respon positif dengan apa yang kami lakukan. Warga pada minta rumahnya disemprotkan cairan disinfektan," tukasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA