Satu Meninggal, 1 PDP, Cileunyi Gencar Perangi Covid-19 

Bandung Raya

Rabu, 25 Maret 2020 | 19:47 WIB

200325195000-satu-.jpg

MEWABAHNYA covid-19, banyak pihak di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung kini gencar memerangi atau memutus mata rantai virus yang mendunia ini. Apalagi 1 warga di Kecamatan Cileunyi meninggal dan 1 warga lainnya kini sudah masuk pasien dalam pemantauan (PDP).

Pihak yang gencar memerangi virus-19 di Cileunyi tersebut di antaranya dari jajaran muspika, puskesmas, aparat desa, Bhabibkamtibmas, Babinsa, DKM, Karang Taruna, RW dan RT. Caranya, ada yang terus melakukan himbauan ke masyarakat dengan cara berkeliling ke kampung-kampung dan komplek-komplek perumahan memberikan imbauan serta membagikan selebaran bagaimana cara hidup sehat, social distancing, ada pula yang melakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan.

Seperti pantauan pada Rabu (25/3/2020) selain jajaran Muspika, DKM, RW dan RT dengan cara mandiri dan swadaya, juga melibatkan Karang Taruna. Seperti yang dilakukan Karang Taruna Desa Cinunuk sejak pagi hingga petang keliling ke kampung-kampung dan komplek perumahan untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan. 

Yang paling getol Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Dengan berboncengan sepeda motor dinasnya Bhabinbkamtibmas dan Babinsa berkeliling dengan toa memberikan himbau dan membagikan brosur. Selain itu, pihak Kecamatan Cileunyi pun dengan menurunkan pasukan Satpol PP berkeliling memberikan imbauan dan penyemprotan cairan disinfektan ke desa-desa. 

"Ya kami jajaran Muspika Cileunyi terus berupaya memerangi dan memutus mata rantai covid-19 ini. Caranya memberikan himbauan, melakukan penyemprotan dan sosialiasi bagaimana memelihara hidup sehat, social distancing, dilarang berekerumun dan dilarang menggelar kegiatan apapun yang melibatkan banyak orang," kata Camat Cileunyi Solihin.

 Anggota DPRD Kabupaten Bandung Riki Ganesa mengapreasiasi gencarnya banyak pihak turun tangan dengan berbagai cara  dalam upaya  memerangi covid-19.

"Saya apresiasi di Cileunyi  gencarnya dalam upaya memerangi covid-19 ini. Apalagi di Cileunyi 1 warga meninggal dan 1 warga lainnya PDP. Mari kita sama-sama bahu membahu memerangi covid-19 dan turuti himbauan pemerintah," kata wakil rakyat asal Cileunyi dari Fraksi Golkar ini.

Menurut Riki,  apa yang terjadi sekarang terkait covid-19 harus terbangun kesadaran kolektif, mana yang harus jadi prioritas dilakukan oleh Pemkab Bandung setelah upaya himbauan dan sosialisasi dapat dipastikan berjalan.

"Bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama saat ini. Social distancing dan berbagai program yang dilakukan pemerintah dalam melawan covid-19 targetnya adalah penyelamatan masyarakat," ujarnya.

Target selanjutnya, imbuh Riki bagaimana masyarakat yang terkena dampak bisa hidup tenang dengan diimulai dipikirkan dan didorong sedikit program bantuan pemerintah  untuk warga miskin.

"Bagi pedagang kecil, tukang ojeg, masyarakat kelas kebawah bagaimana terkait kecukupan makannya. Ini harus dipikirkan pemerintah dan berharap bisa didorong program bantuan untuk mereka. Saya pun berharap masyarakat bersabar, terus beristigfar dan berdo'a agar penyebaran virus covid-19 cepat mereda. Saya yakin Pemkab Bandung akan berupaya maksimal untuk masyarakatnya," harapnya. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA