Sebanyak 286 Pendaftar Berhak Ikuti SKB CPNS di Pemkot Cimahi

Bandung Raya

Rabu, 25 Maret 2020 | 16:53 WIB

200325164705-seban.jpg

Laksmi Sri Sundari

Ribuan peserta CPNS di Kota Cimahi saat mengikuti pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Telkom University Convention Hall, Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

SEBANYAK 286 orang peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 di Kota Cimahi lolos dalam tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Sehingga mereka berhak melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Pelaksanaan SKD sendiri diikuti oleh 2.934 orang. Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak 1.177 orang peserta memenuhi passing grade atau ambang batas SKD.

"Saat pelaksanaan SKD kemarin, banyak peserta nilai tes wawasan kebangsaan-nya kecil. Sehingga yang lolos untuk ikut SKB sebanyak 286 orang," ungkap Kasubid Pengadaan dan Mutasi Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi, Jamaludin saat dihubungi, Rabu (25/3/2020).

Sebelumnya, dari total 3.116 yang lolos tahapan administrasi, hanya ada 2.934 peserta yang mengikuti tahapan SKD. Sebanyak 181 peserta di antaranya tidak hadir dalam tahapan tersebut, sedangkan 1 peserta memilih menggunakan nilai hasil SKD CPNS tahun 2018.

"Yang nggak passing grade berarti ada 1.757 peserta," ucapnya.

Pemkot Cimahi membuka 99 formasi CPNS. Rinciannya, tenaga kesehatan sebanyak 10 formasi. Rinciannya, 7 apoteker, 1 spesialis paru, 1 radiografer, dan 1 terapis wicara.

Kemudian tenaga kependidikan sebanyak 85 formasi, dengan rincian Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) 18 formasi, Guru Bimbingan Konseling (BK) 10 formasi, Guru Kelas 38 formasi, Guru Bahasa Indonesia 8 formasi, dan Guru Penjasorkes 11 formasi.

Dari 99 formasi yang dibuka, hanya spesialis paru yang tidak ada pendaftarnya. Peserta yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya, yakni SKB berjumlah 286 orang.

Untuk pelaksanaan tahapan SKB, kata Jamaludin, bakal ditunda mengingat kondisi saat ini tidak memungkinkan dengan mewabahnya virus corona (Covid-19). Rencana awal, tahapan SKB akan digelar Maret ini.

"Belum ada keputusan. Nunggu reda wabah coronanya. Mudah-mudahan wabah coronanya segera berakhir," ucap Jamaludin.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA