Jam Operasional Pasar Tradisional di Cimahi Dibatasi

Bandung Raya

Rabu, 25 Maret 2020 | 13:12 WIB

200325131403-jam-o.jpg

Laksmi Sri Sundari

JAM operasional pasar tradisional yang dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi dibatasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) yang saat ini kian meluas.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pasar Kota Cimahi, Dedi Gunadi menjelaskan, dibatasinya jam operasional pasar ini karena mempertimbangkan situasi nasional terkait dengan cepatnya penyebaran Covid-19.

"Maka pemerintah mengeluarkan kebijakan dalam rangka penanganan secara baik, cepat, dan tepat, agar penyebarannya tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan, dan ketertiban masyarakat," terangnya, Rabu (25/3/2020).

Pembatasan jam operasional ini berlaku di pasar tradisional yang dikelola Pemkot Cumahi, yakni Pasar Atas Baru dimulai pukul 04.00 WIB sampai 12.00 WIB, Pasar Citeureup mulai pukul 07.00 WIB sampai 12.00 WIB, Pasar Cimindi mulai pukul 03.00 WIB sampai 12.00 WIB, Pasar Melong mulai pukul 06.00 WIB sampai 12.00 WIB.

"Biasanya ada yang buka sampai sore, untuk sementara ini dibatasi sampai pukul 12.00 WIB. Ketentuan ini dilaksanakan mulai Selasa (24/3/2020) kemarin," kata Dedi.

Disebutkan Dedi, pembatasan jam operasional ini berdasarkan hasil musyawarah antara pengelola pasar dengan paguyuban pedagang dari masing-masing pasar yang dikelola oleh Pemkot Cimahi.

"Alhamdulillah semua paham dan sangat respon dengan situasi sekarang. Tadi jam12 teng, mereka sudah tutup sesuai komitmen bersama untuk mencegah penyebaran covid-19," katanya.

Dedi juga mengaku jika pihaknya mendorong kepada seluruh pedagang agar menyelenggarakan penjualan secara online, yakni melaksanakan layanan pesan antar dengan syarat dan ketentuan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pedagang maupun konsumen.

"Dengan situasi ini tentunya omset para pedagang akan turun, tapi mereka lebih konsen kesehatan," ujarnya.

Pembatasan jam operasional berlangsung selama 14 hari. "Kita ikut perintah pusat 14 hari, sesuai penerapan social distancing sambil lihat situasi. Kita juga lakukan pengawasan setiap hari," imbuhnya.

Sementara itu untuk mencegah penyebaran covid-19, pihak pengelola pasar di masing-masing pasar tradisional yang dikelola Pemkot Cimahi sudah menyediakan hand sanitizer, dan tempat cuci tangan.

"Dan setiap hari kita usahakan penyemprotan disinpektan, setelah pasar tutup," sebut Dedi.

 

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA