Meski Corona Merebak, Bappenda Cimahi Tetap Optimistis Target Pajak Hotel Tercapai

Bandung Raya

Minggu, 22 Maret 2020 | 16:52 WIB

200322165333-meski.png

DI tengah mewabahnya virus corona atau corona virus disease 2019 (Covid-19), Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi tetap optimistis target penerimaan pajak hotel sebesar Rp 610.452.838 tahun ini bisa tercapai.

Jumlah hotel di Kota Cimahi sebetulnya hanya beberapa saja, seperti Tjimahi Hotel, Hotel Chandra, dan Simply Valore Hotel. Sisa penyumbang pajak dari sektor tersebut adalah losmen, rumah penginapan pesanggaran, hostel, dan rumah (kos-kosan).

Kepala Bappenda Kota Cimahi, Dadan Darmawan mengakui, okupansi pengunjung hotel bintang dua dan hotel melati yang ada di Kota Cimahi, sedikitnya berpengaruh dengan adanya virus corona. Meski begitu, pihaknya tetap optimistis target pajak hotel tercapai tahun ini.

"Insya Allah tercapai targetnya. Kita maksimalkan semua sektor dari pajak hotel yang ada," katanya, Ahad (22/3/2020).

Tahun lalu, realisasi pajak hotel di Kota Cimahi mencapai Rp 677.849.970, dari target perubahan Rp 558.817.380. Capaian itu didapat dari hotel bintang dua Rp 411.920.679, hotel melati satu Rp 103.645.000, serta losmen/rumah penginapan/pesanggrahan/hostel/rumah Rp 162.284.295.

Ketentuan dan tarif penarikan pajak hotel tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 9 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah. Untuk jenis hotel kelas bintang, melati, serta motel ditetapkan pajaknya sebesar 10 persen.

Untuk jenis losmen, gubuk wisata, jenis wisma pariwisata, jenis pesanggrahan dan jenis rumah penginapan ditetapkan sebesar 5 persen, serta jenis rumah kos di atas 10 kamar ditetapkan sebesar 4 persen. Pajak itu dibebankan kepada konsumen.

"Yang punya hotel dikasih kewenangan oleh kita untuk memungut pajak dari pengunjung," tegasnya.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA