Pemkab Bandung Barat Jalin Kerjasama dengan Tiga BUMN

Bandung Raya

Selasa, 28 Januari 2020 | 16:39 WIB

200128163125-pemka.png

PERJANJIAN kerja sama (PKS) sebagai tindak lanjut dari memorandum of understanding (MoU) pembangunan sejumlah infrastruktur antara Pemkab Bandung Barat dengan PT Perkebunan Nusantara VIII, PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dijadwalkan Februari 2020.

"Memang pada awalnya, PKS diagendakan 23 Oktober 2019. Sebenarnya tidak ada masalah terkait dengan PKS ini, selama ini terus berproses. PKS kan lebih bersifat parsial, jadi harus ada yang didahulukan. Disepakati jalan yang menghubungkan Cikalongwetan dengan Cisarua menjadi prioritas pertama. Selama ini kami membahas pelebaran jalan ini," kata Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna usai meresmikan pembangunan SDN 1 Cimerang, SDN Ciampel, SDN 3 Cimerang di Jalan Raya Batujajar, Desa Laksanakan, Padalarang. Selasa (28/1/2020).

Terkait dengan ruas Jalan SPN Cisarua-Tugu Nanas rencana awalnya yang akan diperbaiki dan disebarkan sepanjang 21.900 meter. Namun ada perubahan trase dari jalan eksisting tersebut.

"Terjadi perubahan trase dari kondisi jalan eksisting. Kalau menggunakan rencana awal, bakal banyak rumah warga yang kena babat. Perubahan trase juga jadi memperpendek panjang jalan menjadi 18 kilometer," ungkapnya.

Berita sebelumnya, ketiga BUMN tersebut sepakat membangun dan menyediakan lahan seluas kurang lebih 30 hektare dan membangun sarana olah raga berikut penunjang lainnya.

Selain itu, juga menyediakan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan Masjid Besar Kecamatan Cikalongwetan beserta pondok pesantren di kecamatan tersebut. Sekaligus pula akan membangun infrastruktur pada tiga ruas jalan di wilayah Bandung Barat yaitu ruas Jalan SPN Cisarua-Tugu Nanas sepanjang 21.900 meter, Jalan Cipada (Loseng)-Wadon sepanjang 10.700 meter, ruas Jalan Nanggeleng-Sirnaraja-Mandalamukti sepanjang 13.200 meter. Semua jalan eksisting itu akan diperlebar dari 3-5 meter menjadi 10 meter.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA