Jokowi Bakal Hadir pada Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030 di Cimahi

Bandung Raya

Senin, 27 Januari 2020 | 18:22 WIB

200127182306-jokow.jpg

Laksmi Sri Sundari

PRESIDEN RI, Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri kegiatan Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030 yang berlangsung di Cimahi Technopark Jalan Baros, Kota Cimahi, Rabu (29/1/2020).

Kegiatan tersebut juga rencananya akan diikuti 34 gubernur, 119 bupati dan wali kota se-Indonesia, serta sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju.

Selain menghadiri Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030, Jokowi bersama rombongan rencananya juga akan menghadiri penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) secara simbolis di Lapangan Rajawali Kota Cimahi, dan pengecekan Curug Jompong, di Nanjung, Kabupaten Bandung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan mengatakan,  Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030 ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dengan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) dan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI).

"Cimahi akan kedatangan banyak tamu terkait dengan kehadiran presiden dalam kegiatan ini," katanya saat jumpa pers di aula gedung A Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Senin (27/1/2020).

Menurut Dikdik, dipilihnya Kota Cimahi untuk kegiatan Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030 ini karena komitmen Pemkot Cimahi  terkait dengan penanggulangan TBC berjalan dengan baik.

"Kita juga tidak menafikkan jika kasus TBC di Cimahi juga masih ada. Pemerintah pusat melihat upaya yang dilakukan Pemkot Cimahi beserta seluruh stakeholdernya  bersatu padu membangun komitmen dalam upaya penanggulangan TBC," terangnya.

Didik mengatakan, waktu kedatangan Jokowi bersama rombongan masih belum dipastikan.

"Jadi kemungkinan itu sore, tapi bisa juga pagi hanya saja belum pasti. Yang jelas tempat kunjungannya sudah pasti, ke Cimahi Technopark, menyalurkan PKH ke 2.500 keluarga se-Bandung Raya, dan mengecek Curug Jompong," ujarnya.

Dalam kunjungannya, Jokowi menginginkan pelayanan di kecamatan, kelurahan, puskesmas, maupun kantor pemerintahan lainnya tetap berjalan seperti biasa.

"Kebetulan Kantor Kecamatan Cimahi Selatan dan Puskesmas Cimahi Selatan itu ada di ring I, tapi tetap membuka pelayanan seperti biasa sesuai permintaan presiden. Mungkin kalau Pak Jokowi datang akan dihentikan sebentar," tuturnya.

Sementara terkait rekayasa arus lalulintas, Dikdik menegaskan masih menunggu arahan dari pihak kepolisian. Sedangkan untuk tempat parkir, akan memanfaatkan lahan milik TNI.

"Informasinya arus lalulintas juga tidak akan ada pengalihan, tapi kalau Pak Jokowi sudah perjalanan dan mau masuk area kegiatan akan disterilkan dulu. VVIP bisa langsung ke tempat acara, untuk tamu lainnya parkir di lapangan TNI. Nanti dari situ menggunakan bus bandros ke lokasi acara, ada 6 yang disediakan," jelasnya.

Pihaknya meminta maaf pada masyarakat dan pengendara yang bakal terdampak kemacetan saat hari kedatangan Presiden Jokowi ke Kota Cimahi.

"Pasti akan ada kemacetan dan kami minta maaf pada masyarakat, serta pengendara yang terdampak. Tapi kedatangan presiden ke sini bentuk apresiasi untuk Kota Cimahi," tuturnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA