Raihan PAD dari Retribusi Pasar di Cimahi Ditarget Capai Rp 1 Miliar

Bandung Raya

Senin, 27 Januari 2020 | 16:39 WIB

200127163942-raiha.jpg

Laksmi Sri Sundari

Pasar Cimindi di Kota Cimahi

DINAS Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar tahun ini sebesar Rp 1 miliar. Jumlah target tersebut lebih besar dibanding tahun 2019 yang mencapai Rp 752 juta.

"Tahun 2019 target kita Rp 752 juta, tercapai Rp 771 lebih, surplus Rp 19 juta. Untuk tahun ini, targetnya Rp 1 miliar. Insya Allah diperjuangkan," ungkap Kepala UPTD Pasar Kota Cimahi, Dedi Gunadi, Senin (26/1/2020).

Menurutnya, ada 4 pasar yang diambil retribusinya, yakni Pasar Atas, Pasar Citeureup, Pasar Cimindi, dan Pasar Melong yang berada dibawah lingkup UPTD Pasar Kota Cimahi.

"Untuk tahun 2019, kontribusi yang besar dari Pasar Atas yang mencapai Rp 340 juta, dan Pasar Cimindi sebesar Rp 312 juta," ujar Dedi.

Retribusi tersebut dipungut dari pedagang dengan tarif yang ditetapkan sesuai Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Tarif Retribusi Jasa Umum Pada Objek Retribusi Pelayanan Pasar, yakni Rp 700/meter.

"Untuk ukuran kios dan lapak setiap pasar hampir sama, rata-rata 2x2 meter dikali Rp 700," terang Dedi.

Disebutkannya, retribusi pasar disetorkan ke UPTD setiap hari. Kemudian UPTD pasar melakukan rekap, dan menyetorkannya setiap hari ke Bank Jabar Banten (bjb).

"Uangnya masuk APBD. Pasar setor tiap hari," ucap Dedi.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA