5.142 KK dan 16.945 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Bandung 

Bandung Raya

Jumat, 24 Januari 2020 | 18:26 WIB

200124181816-5-142.jpg

Engkos Kosasih

SEBANYAK 5.142 kepala keluarga (KK), 16.945 jiwa menjadi korban banjir yang tersebar di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Jumat (24/1/2020).

Ribuan rumah terendam banjir di tiga kecamatan itu akibat meluapnya Sungai Citarum dan anak-anak sungai. Ketinggian air mencapai antara 10-160 cm, setelah turun hujan deras sejak Kamis (23/1/2020) di sejumlah kawasan di daerah aliran Sungai Citarum. 

  "Sementara warga korban banjir yang bertahan di pengungsian asal Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot yaitu sebanyak 63 kepala keluarga, 193 jiwa, 22 lansia, 10 balita dan 1 bayi. Para pengungsi itu di antaranya menempati gedung Inkanas Baleendah sebanyak 20 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Drs. H. Akhmad Djohara, M.Si., kepada galamedianews.com, Jumat sore.

Sedangkan para korban banjir asal Kecamatan Dayeuhkolot, imbuhnya, mereka menempati pengungsian Aula Desa Dayeuhkolot 23 kepala keluarga, 71 jiwa, selain di masjid Al Mustofa 8 kepala keluarga, 15 jiwa. Sebanyak 8 kepala keluarga ataj 30 jiwa mengungsi di Masjid Argadinata dan 4 kepala keluarga, 17 jiwa di kawasan tanggul RW 08 Desa Dayeuhkolot. 

Mengadapi bencana banjir tersebut, lanjut dia, para personel BPBD terus melakukan assesment di lapangan dan mematau daerah yang terdampak banjir.

"Para personel BPBD juga turut membantu evakuasi para korban banjir yang hendak mengungsi  ke tempat aman," katanya. 

Menurutnya, dampak banjir tersebut sejumlah ruas jalan terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Di antaranya jalan Andir-Katapang dan akses jalan lainnya. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA