Jambore, Cara Ubah Stigma Ormas Kabupaten Bandung

Bandung Raya

Kamis, 23 Januari 2020 | 18:12 WIB

200123181441-jambo.jpeg

DITENGAH ramainya konflik antar Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di berbagai daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mencari terobosan untuk merubah kembali stigma ormas di masyarakat.  

“Akhir – akhir ini kami disibukkan terkait isu konflik ormas yang terjadi di beberapa daerah di Jabar (Jawa Barat), termasuk di Kabupaten Bandung. Karena inilah, stigma ormas di mata masyarakat semakin negatif. Kami mencari terobosan untuk menyamakan kembali persepsi tujuan pendirian ormas di Kabupaten Bandung sesuai amanat Undang – Undang No 17 tahun 2013 tentang Ormas, salah satunya melalui kegiatan Jambore Ormas,” ungkap Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung H. Iman Irianto Sudjana seusai menghadiri Peresmian Bedah Rumah di Cikarees Baleendah, Selasa (22/1/2020).  

Dalam Jambore tersebut, Iman memaparkan, 27 ormas di Kabupaten Bandung dikumpulkan untuk mengikuti bela negara.  

“Tanpa atribut ormas masing – masing, mereka semua dikumpulkan dalam satu tempat selama 3 – 5 hari dengan pendidikan semacam outbound dan pengenalan bela negara. Intinya kami ingin ada komunikasi di antara mereka. Dengan begitu, barulah akan terbangun kebersamaan dan persamaan tujuan diantara semua ormas,” papar Iman.  

Setelah mengikuti Jambore, lanjutnya, para alumni diberikan kesempatan untuk menyampaikan ide dan program yang berdampak positif bagi masyarakat serta lingkungan sekitar, seperti perbaikan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) di Cikarees baleendah yang dilakukan Forum Ormas Baleendah.  

“Ketika mereka menyampaikan ide terkait bedah rumah, kami selaku pemerintah daerah mendukung dan memfasilitasi dengan berkoordinasi bersama PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) untuk membantu renovasi. Alhamdulillah kami mendapat bantuan sebesar 14 juta. Namun jika melihat  RAB (Rencana Anggaran Biaya), untuk merenovasi dan merehab satu rumah memerlukan biaya sekitar 28 juta. Untuk menutupi kekurangannya, mereka secara swadaya iuran dan terjun langsung bahu membahu renovasi rumah tersebut,” lanjutnya.  

Ia juga berharap, kegiatan yang dilakukan Forum Ormas Baleendah dapat menjadi percontohan bagi ormas lainnya.  

Sementara untuk memberdayakan anggota ormas dalam aspek pendidikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melaksanakan kegiatan kejar paket A, B dan C secara gratis. Mengingat, masih banyak anggota ormas yang putus sekolah.  

“Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan. Mereka diberikan pelatihan mengelas yang diselenggarakan di BLK (Balai Latihan Kerja),” jelas Kepala Kesbangpol.  

Pada kesempatan tersebut juga, ia mengimbau seluruh ormas untuk ikut menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Bandung.  

“Selaku pembina ormas, Pak Bupati sudah meminta kepada seluruh anggota untuk ikut menjaga kondusifitas, khususnya menjelang Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). Hal ini juga telah dilakukan Forum Ormas Beleendah, bersama kapolsek serta danramil mereka melakukan patroli ke wilayah – wilayah,” pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA