Partai Demokrat Buka Pendaftaran Balon Wakil Bupati Bandung

Bandung Raya

Kamis, 23 Januari 2020 | 16:36 WIB

200123163706-parta.jpg

Ziyan Muhammad Nasyith

DEWAN Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bandung akan memulai proses penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 mendatang.

Pembukaan pendaftaran bakal calon yang akan dimulai pada 24 Januari 2020 itu, merupakan tindak lanjut dari kesepakatan koalisi antara Partai Demokrat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung.

Seperti diketahui, Partai Demokrat dan PKS Kabupaten Bandung telah sepakat untuk berkoalisi pada Pilkada 2020. Kesepakatan koalisi tersebut disetujui saat kedua partai saling bertemu pada 5 Januari 2020 lalu.

"Selain menindaklanjuti kesepakatakan dengan PKS, kami juga mendapat instruksi dari DPD Partai Demokat Provinsi Jawa Barat, untuk melakukan penjaringan sesuai juklak dan peraturan organisasi yang telah ditetapkan," ujar Ketua tim penjaringan bakal calon, Yuyun Saepudin di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Taman Kopo Katapang, Kec. Katapang, Kab. Bandung, Kamis (23/1/2020).

Menurut Yuyun ada beberapa tahapan dalam proses penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung. Pertama, kata dia, pendaftaran bakal calon yang akan dilaksanakan pada 24-31 Januari 2020.

Setelah pendaftaran, dilanjutkan dengan tahapan penyerahan administrasi dan seleksi kompetensi pada 1-7 Februari 2020. Hasil seleksi dan penyerahan berkas administrasi tersebut akan diserahkan ke DPD Partai Demokrat Jawa Barat pada 8-10 Februari 2020.

"Setelah itu akan dilaksanakan survey. Survey ini dua tahap. Tahap pertama survey perseorangan yang dilakukan pada 10 Maret sampai 22 Maret 2020. Sedangkan hasil survey diserahkan 30 Maret 2020 ke DPP oleh DPD dan DPC," terangnya.

Yuyun menuturkan, hasil survey yang diserahkan ke DPP nantinya akan diseleksi kembali. Setelah hasil seleksi keluar, bakal calon kemudian akan mengikuti survey tahap kedua. Survey tahap kedua tersebut dilakukan untuk mengetahui elektabilitas dan akseptabilitas pasangan calon.

"Pelaksanaan survey tahap kedua itu pada 30 Mei 2020. Setelah itu hasilnya akan diseleksi oleh DPP. Sehingga DPP Demokrat nantinya akan menetapkan dan mengeluarkan rekomendasi siapa yang akan mendampingi bakal calon dari PKS," jelasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA