Jalan Andir-Katapang Kembali Tergenang Banjir

Bandung Raya

Kamis, 23 Januari 2020 | 13:28 WIB

200123132929-jalan.jpg

AKSES jalur Jalan Andir-Katapang Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, kembali terendam banjir dengan ketinggian 10-70 centimeter, Kamis (23/1/2020). Genangan air itu akibat meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cisangkuy, pascaturun hujan deras sejak Rabu (22/1/2010) malam.

Genangan air tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga hanya bisa diterobos kendaraan tradisional keretek dengan tenaga kuda. Selain itu warga memanfaatkan perahu kayu untuk transportasi.

"Dengan ketinggian air 10-70 cm di Jalan Andir-Katapang maka akses jalan sudah tidak bisa dilalui," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Drs. H. Akhmad Djohara, M.Si.,  kepada galamedianews.com di lapangan, Kamis siang.

BPBD juga turut memantau dan mencatat daerah yang tergenang banjir, yakni di Kampung Ciputat, Kampung Muara, Kampung Jembatan Kelurahan Andir,  dengan ketinggian 10-85 centimeter.

"Menghadapi banjir rutin di kawasan tersebut, kita dari BPBD berkoordinasi dengan wilayah setempat dan menyiapkan perahu untuk evakuasi warga yang terjebak," kata Akhmad.

Sementara itu, di Kampung Bojongasih, Kapung Silisung dan Kampung Babakan Sangkuriang Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot, ketinggian air antara 10-60 centimeter. "Melihat genangan air di kawasan tersebut, kita berkoordinasi dengan wilayah setempat dan menyiapkan perahu untuk evakuasi warga yang terjebak," ungkapnya.

 Tak hanya itu, lanjut Akhmad, BPBD juga turut memantau genangan banjir rutin di Jalan Raya Laswi Kampung Cidadolong Desa Biru Kecamatan Majalaya, akibat meluapnya Sungai Cipeujeuh, Sungai Cibotor dan sungai lainnya di saat turun hujan. Selain itu, banjir juga akibat buruknya drainase.

"Genangan air di Jalan Raya Laswi itu mencapai setinggi  10-40 centimeter dengan panjang ruas jalan yang tergenang 100 meter," katanya.

Menurutnya, dengan genangan setinggi itu tidak bisa dilewati kendaraan, adapun yang melintas karena memaksakan diri.

Sementara itu, genangan air setinggi 10-30 centimeter yang menggenangi permukiman warga di Desa Cijagra Kecamatan Paseh, perlahan-lahan sudah mulai surut.

"Untuk menanggulangi genangan banjir itu kita berkoordinasi dengan wilayah setempat guna melaksanakan penyedotan air yang tergenang," jelasnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA