Luncurkan Calendar of Event Pariwisata, Jabar Unggulkan Lima Festival

Bandung Raya

Rabu, 22 Januari 2020 | 13:09 WIB

200122131029-luncu.jpg

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat resmi melaunching calendar of event (COE) pariwisata Jawa Barat di Tahun 2020. Launching dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik di Trams Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto Bandung, Rabu (22/1/2020).

Menurut gubernur, ada 167 event dari ribuan event yang akan digelar sepanjang tahun 2020 mulai dari festival seni, festival tradisi, kuliner olahraga dan event lainnya dari seluruh Jawa Barat. "Namun dari 167 event tersebut baru ada lima event yang menjadi unggulan dan mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)," ungkap Emil sapaan akrabnya pada wartawan.

Kelima festival unggulan tersebut, yakni Festival Asia Afrika (Kota Bandung), Festival Cap Gomeh (festival keberagaman) di Kota Bogor, Festival Keraton di Cirebon, Festival Jatigede (Kabupaten Sumedang), dan Festival Musik Garut (Priangan Timur).

Dari lima festival unggulan tersebut, Emil berharap jumlah wisatawan yang datang ke Jabar bisa melebihi dari 60 juta. "Tahun lalu, kita menargetkan 40 juta wisatawan (baik domestik maupun mancanegara), namun yang datang melebihi target hjngga mencapai 60 juta orang lebih dengan jumlah uang yang berputar mencapai triliunan," katanya.

"Kita berharap tahun ini jumlahnya melebihi dari 60 juta wisatawan. Sementara spending moneynya masih kita hitung," tambahnya.

Emil menambahkan, para wisatawan yang datang ke Jawa Barat bukan hanya ingin berlibur menikmati keindahan alam dan destinasi buatan saja, tapi mereka pun ingin menyaksikan keberagaman seni budaya dan atraksi yang ada di Jawa Barat. "Makanya kita luncurkan calendar of event pariwisata Jabar saat ini untuk mengguide para wisatawan yang datang ke Jabar," tandasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Indonesia, Rizki Handayani, menyebut, bisakah Jawa Barat mempertahankan keberlangsungan  festival setiap tahunnya, baik yang ada di kabupaten kota maupun di provinsi? Jangan sampai kata dia, keberlangsungan (penyelenggaraan) festival ini hanya berlangsung satu kali.

"Ketika para wisatawan datang menyaksikan festival tahun ini misalnya, pas mau datang tahun depan festival itu tidak digelar," katanya.

Selain keberlangsungan sebuah festival, Rizki pun menekankan soal kualitas sebuah festival agar bisa menarik wisatawan. Apalagi kata dia, festival tersebut mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

"Jangan sampai wisatawan yang datang itu merasa bosan dan jenuh dengan festival tersebut, apalagi tidak ada kegiatan pendukungnya," katanya seraya menambahkan, buat apa pemerintah memberikan dukungan, namun penyelenggaraan festival biasa-biasa saja.

Rizki mengakui, pihaknya memberikan dukungam pada lima event festival unggulan Jawa Barat tersebut. Bahkan pihaknya sudah melakukan promosi baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Sekarang balik lagi ke Jawa Barat, mampukah menjaga kesinambungan pemgelenggaraan festival tersebut (konsisten)," tandasnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA