Pemkot Bandung Tegaskan GrabWheel Dilarang Beroperasi

Bandung Raya

Selasa, 21 Januari 2020 | 18:21 WIB

200121182245-pemko.jpg

Rio Ryzki Batee

BELUM adanya aturan pasti dari Kementrian Perhubungan, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Grab untuk menghentikan operasional skuter listrik (GrabWheel). Pasalnya keselamatan para pengguna harus lebih diutamakan.

Menurutnya, kendati Grab sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan baik dalam penggunaan skuter listrik, namun pihaknya melihat masih banyak pelanggaran di lapangan.

"Kami hanya ingin keamanan dan keselamatan untuk pengguna di jalan raya. Meskipun SOP-nya saya lihat sudah bagus, tetapi praktiknya di jalan pengguna masih ada saja yang boncengan dan tidak memakai helm," ujar Yana usai audiensi dengan Grab di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana, Kota Bandung, Selasa (21/1).

Diakuinya, terkait persoalan tersebut harus menunggu kejelasan aturan, yakni soal penggolongan jenis kendaraan GrabWheel. Dengan begitu, pola aturan yang dikenakan bisa lebih jelas.

"Ini transportasi jenis apa, sepeda atau apa. Kalau sepeda berarti harus di jalur sepeda. Pokoknya faktor keamanan harus kita utamakan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, VP Goverment Relation Grab, Pandu Budiono mengaku pihaknya sudah memiliki SOP yang jelas soal penggunaan moda transportasi baru tersebut.

Seperti pengguna Grab Wheel harus diatas 18 tahun dan pengguna juga tidak boleh berboncengan. Sehingga satu GrabWheel hanya boleh digunakan untuk satu orang.

Selain itu, maksimum kecepatan adalah 15 km/jam. Tidak boleh lebih dari pada itu.

"Meskipun alatnya sebetulnya bisa lebih cepat, tapi kami atur hanya bisa maksimal 15 km/jam agar tidak ngebut," ujarnya.

Ia juga mengklaim, telah memiliki sistem pengawasan keamanan di seluruh titik penggunaan Grab Wheel di Kota Bandung. Sehingga memastikan penggunaan moda tersebut aman.

"Tapi kami menghormati keputusan dari Pak Wakil Wali Kota. Kami hanya ingin berkontribusi positif dalam manajemen transportasi di Kota Bandung untuk menunjang Bandung sebagai smart city," tambahnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA