TNI AU Komitmen Tingkatkan SDM dengan Mendirikan SMA Pradita Dirgantara

Bandung Raya

Senin, 20 Januari 2020 | 16:22 WIB

200120162300-tni-a.jpg

TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) hadir membantu program pemerintah untuk meningkatkan pembinaan sumber daya manusia (SDM), seiring dengan tantangan di era 4.0 yang semakin kompleks, dinamis dan lebih cepat.

Salah satu kepedulian TNI AU dalam membantu program pemerintah tersebut, yakni dengan mendirikan SMA Pradita Dirgantara yang berada di Komplek Bandara Lanud Adi Soemarmo, Kab. Boyolali, Jawa Tengah.

"Kepedulian para pemimpin TNI AU untuk membantu program pemerintah dengan mendirikan SMA Pradita Dirgntara itu sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya menuntut nilai rapor saja, tapi juga ikut peduli dalam pembentukan karakter. Dimana itu output yang penting dalam sebuah proses pendidikan," ujar Komandan Lanud Sulaiman, Kolonel Pnb Mohammad Nurdin saat ditemui di kantornya, Margahayu, Kab. Bandung, Senin (20/1/2020).

Nurdin menuturkan, SMA tersebut membuka kesempatan kepada para putra dan putri bangsa di seluruh Indonesia, untuk bergabung menimba ilmu tanpa dipungut biaya. Dan ini diyakininya merupakan salah satu kelebihan yang ditawarkan SMA Pradita Dirgantara.

"Karena kami yakin dan percaya, anak-anak di Kabupaten Bandung memiliki potensi yang besar baik secara akademis dan kemampuan. Sehingga kami menawarkan untuk bergabung di SMA ini menjadi siswa dengan beasiswa penuh dari Yayasan. Menjaring putra dan putri terbaik di Indonesia khsusunya di Kabupaten Bandung," paparnya.

Tentus saja, kata dia, melalui mekanisme seleksi dan sudah ditentukan. Karena memang jumlah peminat yang banyak, namun karena kuota yang hanya sekitar 150 sehingga pihaknya harus melakukan seleksi.

Danlanud menuturkan, pendaftaran online melalui website http:/ppdb.sma.praditadirgantara.sch.id/dibuka sejak 1-31 Januri 2020, seleksi administrasi 1-8 Februari, rapat penentuan pemanggilan seleksi daerah pada 10 Februari, pengumuman seleksi daerah 11 Februari, akademik 16 Februari, pengumuman pemanggilan seleksi pusat 21 Februari, seleksi pusat pada 8-11 Maret, rapat penentuan kelulusan pada 3 Maret dan pengumuman kelulusan pada 4 Maret 2020.

"Ini merupakan SMA yang Insya Allah bisa jadi salah satu soluasi nyata dalam menyiapkan SDM dengan karakter yang bisa mendukung pembangunan nasional," katanya.

Nurdin menjelaskan, untuk persyaratan di antaranya merupakan WNI, lulusan UN SMP/setingkat, berijazah SMP, tidak pernah tinggal kelas selama SMP, nilai rapor semester I sampai V untuk pelajaran bahasa Inggris, Matematika, dan IPA rata-rata minimal 90 dengan melampirkan fotocopy rapor, SMP semester I sampai V yang dilegalisir dan memiliki IQ 115.

"Kami gencar lakukan sosialiasi bersama Korpaskhas dan juga Yasarini Cabang Lanud Slaiman. Yang kami upayakan sosialisasi langsung ke SMP-SMP di Kabupaten Bandung. Kami datangi, kami sampaikan informasi terkait detail tentang SMA ini," ujarnya.

Menurutnya, SMA Pradita Dirgantara memiliki berbagai kelebihan di bidang teknologi. Pasalnya, TNI AU sarat dengan teknologi dalam hal persenjataan dan alat utama sistem pertahanan (alutsista).

Selain itu, lanjut Nurdin, SMA Pradita Dirgantara juga memiliki banyak sarana dan prsarana moderen yang sejalan dengn era digital. Sehingga, para siswa yang menimba ilmu di sana selain akan menjadi lulusan berkarakter kuat, juga memiliki pengetahuan luas di bidang teknologi.

"Sebagai ujung tombak dalam menjaga kedaulatan NKRI, TNI AU harus mengikuti tantangan dengan percepatan penguasaan teknologi, terutama di bidang pendidikan. Ini yang dilakukan TNI AU untuk SMA Pradita Dirgntara agar menjadi sekolah unggulan," jelasnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA