Di Bawah Rektor Perempuan, Peringkat ITB di Level Dunia Diharapkan Meningkat

Bandung Raya

Senin, 20 Januari 2020 | 15:54 WIB

200120155438-di-ba.jpg

ist

GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap Rektor perempuan pertama Institut Teknologi Bandung (ITB), Reini Wirahadikusumah dapat meningkatkan peringkat di level dunia. Berdasarkan penilaian QS World Ranking, saat ini ITB menduduki peringkat ke-331 dunia.

"Maka saya titip empat kualitas SDM unggul, yaitu IQ-nya (kecerdasan), EQ-nya (akhlak), SQ-nya (keimanannya), dan fisik. Kalau bisa dibantu oleh ITB, lahir SDM unggul dan peringkatnya juga naik," ungkapnya pada Sidang Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) ITB Pelantikan Rektor ITB Periode 2020-2025 di Kampus ITB, Jln. Ganesha, Kota Bandung, Senin (20/1/2020).

Reini Wirahadikusumah resmi dilantik sebagai Rektor ITB menggantikan Kadarsah Suryadi oleh Ketua MWA ITB, Yani Panigoro berdasarkan Surat Keputusan MWA ITB nomor 005/SK/I1-MWA/KP/2020. Reini yang dilantik memimpin pada periode 2020-2025, merupakan rektor perempuan pertama dalam 100 tahun berdirinya ITB.

Menurutnya Reini ikut mengangkat kontribusi perempuan di dunia pendidikan, yang sebelumnya tak lepas dari peran pahlawan nasional Dewi Sartika.

"Jika almarhumah Ibu Dewi Sartika masih hidup, saya yakin beliau akan sangat bangga kepada Ibu Reini yang berperan besar di dunia pendidikan," ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua MWA ITB, Yani Panigoro. Ia mengharapkan peningkatan peringkat kampus ITB dengan adanya jajaran kepemimpinan yang baru.

"Kami berharap civitas akademika di bawah kepemimpinan rektor baru ini mampu untuk menunjukkan adanya peningkatan peringkat akademik kampus ITB. Baik di tingkat nasional maupun di tingkat global," katanya.

Yani juga menuturkan, rektor ITB yang baru dapat mengikuti perkembangan zaman dalam pengembangan kampus. Termasuk terus bersinergi dengan pihak pemerintah, industri, hingga pebisnis, untuk berkolaborasi dan kontribusi dalam membangun negeri.

"Penggunaan gawai dan sosial media serta layanan video sharing dalam pengelolaan kampus ke depan harus diperhatikan. Fasilitas internet diperhatikan untuk menjadi penggerak kemajuan kampus ITB yang milenial," tuturnya.

Sementara itu, Reini Wirahadikusumah mengatakan siap dalam menghadapi tantangan perubahan zaman, dan membawa ITB bertransformasi mengikuti perubahan ke arah yang positif dan berintegritas.

Dikatakannya, strategi transformasi yang dirancang akan dimulai dari fondasi. Selain itu, struktur organisasi akan diperkuat karena setiap anggota civitas akademika akan berperan dalam mewujudkan visi ITB yang lebih maju.

"Setelah 100 tahun eksis, kini saatnya memulai kembali membangun kekuatan untuk menjawab tantangan perubahan zaman. Kita susun strategi transformasi untuk 100 tahun yang akan datang," ucapnya.

Reini menerangkan, ITB telah berkontribusi melahirkan banyak pemimpin di berbagai area kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pihaknya juga dalam langkah-langkah transformasi untuk mewujudkan sosok ITB 2025, dengan ciri utama Sistem Tridharma yang memfasilitasi seluruh komponen sivitas akademika untuk memberikan kinerja terbaiknya.

"Keberlanjutan regenerasi kepemimpinan ITB, yang mampu bertransformasi institusional, sehingga berhasil dan berkelanjutan akan menjumpai tantangan-tangan yang harus diatasi," tambahnya.

Turut hadir pada acara pelantikan ini di antaranya Wakil Ketua MPR Republik Indonesia Fadel Muhammad, Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, hingga tokoh Jabar Popong Otje Djundjunan alias Ceu Popong.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA