Cegah Brucellosis, Pemkot Cimahi Siapkan Vaksi untuk Sapi Perah

Bandung Raya

Minggu, 19 Januari 2020 | 16:12 WIB

200119161344-cegah.jpg

UNTUK menghindari penyakit brucellosis, sapi betina yang sedang tidak bunting harus divaksin. Untuk itu Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi menyediakan 150 dosis vaksin untuk sapi perah yang ada di wilayahnya.

Kepala Seksi (Kasi) Peternakan Dispangtan Kota Cimahi, Retno Wulan menjelaskan, brucellosis merupakan penyakit yang menyebabkan keguguran di sapi, dan bisa  menular ke manusia

"Brucella abortus dapat disebarkan melalui konsumsi produk peternakan yang sudah terkontaminasi, seperti air susu. Selain itu juga melalui feces yang terkontaminasi, terutama dari ternak sesudah melahirkan, atau dengan kontak langsung pada waktu kawin dengan hewan yang terinfeksi," terangnya kepada galamedianews, Minggu (19/1/2020).

Menurutnya, sapi yang terinfeksi dengan mudah dapat menularkan pada saat sapi melahirkan. Bakteri yang dikeluarkan pada saat itu mampu menularkan sampai dengan jumlah 600.000 ekor.

Selain itu penularan dapat terjadi juga melalui saluran pencernaan dan mukosa atau kulit yang luka. Pada sapi dan kambing, penularan melalui perkawinan sering terjadi, sehingga pemacek (pejantan alami) yang merupakan reaktor harus dikeluarkan.

Diagnosa brucellosis pada hewan didasarkan pada isolasi dan identifikasi bakteri brucella, uji serologis, dan gejala klinis.
"Dugaan adanya brucellosis timbul apabila ditemukan terjadinya keluron dalam kelompok ternak, yang diikuti menghilangnya penyakit itu. Keluron biasanya ditemukan pada trimester terakhir atau umur pedet 6 bulan atau lebih," terangnya.

Untuk mengantisipasi penyakit brucellosis, kata Retno, pihaknya melakukan vaksinasi. Terlebih lagi berdasarkan hasil laboratorium beberapa tahun lalu ada sejumlah ekor sapi yang positif brucelosis.

"Makanya Cimahi melaksanakan vaksinasi pada tahun kemarin. Total sapi di Cimahi ada 356 ekor, tapi yang divaksin cuma betina saja, yang populasinya mencapai 252 ekor. Untuk tahun ini kita tidak ada target dianggaran, tapi masih ada sisa 150 dosis vaksin lagi. Jadi kalau ada sapi betina yang sedang tidak bunting bisa divaksin," paparnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA