Bosan Tunggu Janji Bupati, Warga Cimareme Indah Swadaya Perbaiki Tanggul

Bandung Raya

Minggu, 19 Januari 2020 | 16:00 WIB

200119160201-bosan.jpg

WARGA  Kompleks Perumahan Cimareme Indah,  Desa Margajaya,  Kecamatan Ngamprah,  Kabupaten Bandung Barat secara swadaya membangun tanggul darurat di pinggir Sungai Cihaur. Menggunakan karung plastik yang diisi bekas lumpur yang terbawa banjir 31 Desember 2019 lalu.

Tinggi tanggul yang dibuat warga sekitar 1,5 meter. Sebelumnya, warga berharap Pemkab Bandung Barat membuat tanggul permanen sebelum puncak musim hujan tiba, Februari 2020.

"Pak bupati memang pernah bilang akan secepatnya membangun tanggul dan mengeruk Sungai Cihaur. Beliau menyampaikan itu saat meninjau banjir di Cimareme Indah beberapa waktu lalu," kata Rian Riyadi warga Kompleks Perumahan Cimareme Indah,  Blok D 3, RT 4/RW 3, Desa Margajaya.

Kabar rencana pembuatan tanggul menyebar di grup whatsapp warga Cimareme Indah. Namun setelah berhari-hari  tanggul tak kunjung dibuat.

"Ya akhirnya warga buat tanggul darurat. Sekarang kan masih musim hujan, apalagi BMKG memprakirakan puncak musim hujan Februari. Khawatir terjadi banjir lalu terulang kembali, makanya dibuatkan tanggul darurat," tuturnya.

Informasi yang ia dapat, katanya Pemkab Bandung Barat akan memulai pengerjaan pembuatan tanggul atau kirmir mulai dari daerah hulu Sungai Cihaur. Setelah beres dari atas kemudian berlanjut ke hilir.

"Saya kurang tahu apakah sekarang di daerah atas sudah dimulai atau belum.  Harapannya sih, pembuatan tanggul bisa dimulai biar kami tenang," kata Rian yang rumahnya paling dekat dengan tanggul yang jebol.

Sementara itu, beberapa hari terakhir, sejumlah pekerja yang sedang membangun masjid ikut memperbaiki bagian bawah drainase Sungai Cihaur. Bongkahan tanggul yang jebol dan jatuh ke dasar sungai juga sudah diangkat.

Sebelumnya, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan,  tanggul yang jebol akibat banjir bandang harus segera dibangun. Pasalnya,  keberadaan tanggul sangat dibutuhkan untuk menahan air dari Sungai Cihaur.

"Ini harus cepat diperbaiki,  karena banjir yang menggenangi Kampung Ciharashas dan kompleks Cimareme Indah berawal dari sini. Kebutuhan material seperti semen, pasir dan batu segera disiapkan. Mudah-mudahan sebulan beres,"  kata Umbara saat meninjau lokasi bencana di Kampung  Ciharashas,  Desa Margajaya,  Selasa (7/1/2020) lalu.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA