Badai Claudia Telah Berakhir, Forkopimda Bandung Gelar Apel Siaga Bencana

Bandung Raya

Jumat, 17 Januari 2020 | 14:01 WIB

200117140613-badai.jpg

Remy Suryadie

FORUM Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bandung, Jumat (17/01/2020) menggelar Apel siap Siaga Bencana, di halaman Mapolrestabes Bandung.

Hal tersebut untuk mengetahui kesiapan anggota dari instansi terkait dalam mengantisipasi terjadinya bencana di Bandung selama memasuki puncak musim penghujan terutama di bulan Februari dengan curah hujan yang cenderung tinggi.

Berdasarkan pantauan, apel siap Siaga Bencana dihadiri oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, Pasiter Kodim 0618/BS Mayor Faisal Efendi, dan intansi terkait dari BMKG serta Diskar Kota Bandung.

Menurut Wali Kota Bandung, apel dilakukan sebagai bentuk kesiagaan dengan berkaca pada bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, seperti Bandung Barat, Banten, hingga Bogor. Maka dari itu, berbagai instansi di Bandung perlu dikumpulkan agar tidak terlena dengan ancaman bencana yang dapat terjadi.

Oded menambahkan, bentuk kesiagaan yang dimaksud misalnya membersihkan saluran air sungai yang kotor atau menyiapkan biopori di daerah yang rawan banjir seperti Gedebage. Lagi pula, sambung dia, sudah ada peringatan dari instansi berkompeten seperti BMKG mengenai hujan dengan intensitas tinggi di Bandung Raya yang berpotensi menimbulkan banjir.

"Apalagi kita sudah ada yang warning lah dari lembaga yang kompeten menyampaikan informasi kepada kita, tentu itu juga harus ditanggapi secara positif dengan cara kita lebih meningkatkan lagi (kesiapsiagaan)," kata dia.

"Dengan begitu kita sikapi dengan sikap yang positif. Insyaallah pihak yang terkait dan masyarakat harus kuat dalam hal melaksanakan (kesiapsiagaan). Lingkungan kita harus dijaga bersama-sama," tambahnya.

Disinggung soal urgensi membentuk BPBD, Oded mengaku hal tersebut sudah dalam pembahasan di institusinya. Apabila memang diperlukan, maka memang mesti dibentuk. Diketahui, Pemkot Bandung belum memiliki BPBD dan belakangan ini soal bencana ditangani oleh Diskar PB Bandung.

"Kita akan terus dibahas saya kira seperti apa," ucap dia.

Di lokasi yang sama, Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya mengakui sudah ada tanda berakhirnya badai bernama Claudia yang mengakibatkan cuaca di Bandung cenderung cerah meski telah berada di musim hujan. Dia memperkirakan, badai akan hilang dalam satu atau dua hari mendatang dan Bandung kembali dilanda hujan meski belum lebat.

"Iya betul, itu (badai) secara bertahap mulai hilang. Satu atau dua hari ke depan sudah ada potensi hujan kembali di Bandung Raya. Yang di Antapani kemarin itu intensitas sedang sebenarnya. Jadi kalau lebat itu lebih dari 50 mm. Kalau kurang dari itu ringan hingga sedang," ungkap dia.

"Umumnya, potensi hujannya adalah hujan ringan hingga sedang jadi belum sampai intensitas hujan lebat tapi sifat dari cuaca itu kan cepat berubah sehingga nanti selalu kita update dan perbarui lah kalau ada potensi hujan lebat, kita langsung sampaikan ke masyarakat melalui sarana komunikasi seperti media sosial dan aplikasi android," pungkas dia.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA