Tahun Ini Tarif Parkir di Cimahi Bakal Naik

Bandung Raya

Rabu, 15 Januari 2020 | 19:08 WIB

200115190850-tahun.jpg

Laksmi Sri Sundari

DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi akan segera menaikkan tarif parkir kendaraan. Usulan perubahan tarif itu sudah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi, sehingga diharapkan bisa mulai diberlakukan pada Maret 2020.

Mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 2 Tahun 2017 tentang Retribusi Jasa Umum, tarif parkir sepeda motor saat ini Rp 1.000, dan diusulkan naik menjadi Rp 2.000. Kemudian kendaraan roda empat/roda tiga/sedan dan sejenisnya dari Rp 2.000, diusulkan naik menjadi Rp 3.000.

Angkutan barang jenis box/pikap diusulkan naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.000. Sementara tarif parkir truk/bus sedang dari Rp 3.000 diusulkan naik menjadi Rp 4.000. Sedangkan tarif truk dan bus besar tidak akan mengalami kenaikan.

"Harapan kami mudah-mudahan dalam 1-2 bulan ini bisa selesai, sehingga secepatnya bisa menerapkan tarif baru. Paling lambat bulan Maret," terang Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kota Cimahi, Endang di Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Rabu (15/1/2020).

Retribusi jasa umum dari sektor parkir menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapat dari setoran para juru parkir (Jukir) legal yang mencapai 120 orang, dengan 89 titik parkir tepi jalan umum.

Endang menjelaskan, setoran yang diserahkan kepada Dishub Kota Cimahi dari juru parkir itu sebagai bentuk retribusi yang disesuaikan dengan potensi titik parkirnya, dan sudah disepakati dengan petugas parkir.

Ia mencontohkan, titik parkir A mempunyai potensi parkirnya Rp 50 ribu yang harus masuk ke kas daerah. Maka uang sisa lebihnya itu menjadi Jukir yang bersangkutan.

"Jadi yang diterima Dishub Rp 50 ribu itu sudah bersih, karena tidak harus membayar lagi petugas parkir. Petugas parkir dapat upah dari kelebihan setoran yang dia serahkan ke Dishub," jelasnya.

Endang mengatakan, dengan naiknya tarif nanti jelas akan berdampak juga terhadap PAD dari sektor parkir. Tahun 2019, pendapatan dari sektor tersebut mencapai Rp 715.000.000 atau 102 persen dari target Rp 699.000.000.

"Target 2020 meningkat 70 persen menjadi Rp 1,2 miliar. Upaya untuk mencapai target tersebut akan dilakukan dengan menaikan tarif parkir," jelas Endang.

Ia menjelaskan, usulan kenaikan tarif parkir tahun ini dikarenakan pihaknya menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, yang mengharuskan adanya perubahan tarif. Selain itu dengan adanya kenaikan ini, diharapkan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi bisa beralih ke kendaraan umum.

"Kami menyesuaikan dengan kondisi di lapangan," ucapnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA