Dinsos Jabar Siap Tampung Disabilitas yang Terusir dari Wyataguna

Bandung Raya

Rabu, 15 Januari 2020 | 08:29 WIB

200115083016-dinso.jpg

ist

DINAS Sosial Provinsi Jawa Barat siap menampung mantan penerima manfaat Balai Wyataguna yang saat ini tidak masuk kriteria penerima manfaat lagi.

Kepala Dinas Sosial Jabar, Dodo Suhendra mengatakan, saat ini penghuni yang terusir menurut laporan berjumlah 41 orang. Jumlah termasuk penghuni ya g berasal dari luar Jabar. Jumlah terdiri dari 9 orang SLB SMA dan 32 Mahasiswa.

"Kami sudah menampung 4 orang dari Wyata Guna yg sejak Oktober 2019," kata Dodo kepada wartawati PR, Novianti Nurulliah, Rabu (14/1/2020) pagi.

Dodo mengungkapkan, pada Senin 13 Januari sore telah mengirim Tim ke Lokasi Wyata Guna dipimpin Kabid Rehsos diterima Kepala Balai. Pada Selasa 14 Januari pagi merapatkan masalah tersebut dan hasilnya Dinsos siap menampung mereka dalam kapasitas untuk 35 orang.

"Selasa kemarin dilanjut pertemuan dengan Biro Hukum dan Kadisdik. Dinsos siap untuk menampung mereka. Kepala Biro Hukum menyampaikan info kesiapan  Pemprov Jabar melalui Dinsos untuk menampung mereka," kata dia.

Dodo menegaskan, konflik yang terjadi adalah antara penghuni panti disabilitas netra dengan pihak kemensos, tetapi pihak pemprov Jabar melalui Dinsos siap menampung mereka. Permasalahan ini merupakan masalah antara Penghuni panti yakni disabilitas netra dengan pihak Balai Wyata Guna (Kemensos).

"Masing masing tetap dengan pendiriannya. Pihak penghuni tetap ingin bertahan di asrama dan didukung oleh para alumninya serta komunitas disabilitas netra. Sementara pihak Kemensos bersikeras bahwa sesuai regulasinya yakni pergantian status panti jadi balai. Saat masih panti, layanan bisa sampai 2 tahun bahkan lebih, sedangkan setelah jadi balai hanya sampai 6 bulan," jelasnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA