PT PBB Apresiasi Pemkot yang Telah Beri Izin Persib untuk Latihan Stadion GBLA

Bandung Raya

Selasa, 14 Januari 2020 | 17:39 WIB

200114174543-pt-pb.jpg

DIREKTUR PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono mengapresiasi Pemkot Bandung yang telah memberikan izin Stadion GBLA, untuk kembali dipergunakan sebagai tempat berlatih.

"Kami sangat berterimakasih sudah dibantu oleh Pemkot Bandung, sementara ini, baru diberikan tempat untuk berlatih tim dahulu. Dengan tempat latihan permanen, maka akan memudahkan Persib untuk berlatih dengan baik," terangnya Selasa, (14/1/2020).

Disinggung penggunaan Stadion GBLA secara penuh, lanjutnya, pihaknya akan kembali membicarakan antara pihak PT PBB dan Pemkot Bandung, seiring proses hukum yang tengah berjalan hingga sekarang ini.

"Untuk persoalan homebase akan kami diskusikan lebih lanjut. Karena seperti yang dibilang pak wakil wali kota, ada beberapa yang harus diselesaikan dahulu sebelum kerjasama. Nanti setelah dikelola oleh kami, tentu akan kami lihat apa saja yang harus dibenahi," tambahnya.


Pemkot Bandung mempersilahkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sebagai tempat latihan tim Persib Bandung. Kendati demikian, untuk digunakan sebagai home base tim kebanggan warga Bandung tersebut, masih belum bisa.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan bahwa untuk waktu penggunaan Stadion GBLA sebagai tempat latihan, diserahkan kepada Persib Bandung.

"Stadion GBLA hanya sebatas untuk latihan tim, tapi kalau diluar itu belum. Kapan waktunya, mungkin setelah Persib pulang dari Malaysia sekitar tanggal 20-an," ungkapnya usai meninjau Stadion GBLA, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Selasa kemarin.

Menurutnya kebijakan tersebut, karena sudah tidak ada persoalan akan kontruksi inti bangunan termasuk lapangan yang sudah selesai. Lebih jauh, bagian dari stadion bertaraf internasional ini sudah diserahterimakan secara administratif dari kontraktor kepada Pemkot Bandung.

"Kenapa hanya untuk latihan, karena memang masih ada ganjalan serah terima di tahap kedua. Sementara untuk tahap satu sudah tidak ada masalah. Tetapi kedepan, mudah-mudahan ada kesepahaman agar bisa segera dipergunakan," tuturnya.

Editor: Rosyad Abdullah

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA