Produk UKM dan IKM Kota Cimahi Miliki Potensi Besar Tembus Pasar Ekspor

Bandung Raya

Senin, 13 Januari 2020 | 17:36 WIB

200113173708-produ.jpg

PRODUK Usaha Kecil Menengah (UKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Cimahi memiliki potensi yang sangat besar untuk menembus pasar ekspor. Dengan melakukan ekspor, UMK/IKM berpotensi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, karena pasarnya akan menjadi semakin luas.

Kepala Seksi (Kasi) Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Eka Handayani mengatakan, UKM/IKM di Kota Cimahi memiliki potensi untuk mengekspor produknya.

"Selama ini banyak di bidang makanan dan minuman, serta fesyen yang berpotensi ke pasar ekspor. Seperti Batik Sekar Putri, Cintek (bandrek hanjuang), sama Turbay (fesyen), dan banyak lagi," ungkapnya di Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Senin (13/1/2020).

Para pelaku UKM/IKM yang sudah menjajaki pasar ekspor ini, kata Eka, biasanya mereka menitipkan produknya melalui temannya yang ada d luar negeri.

"IKM biasanya titip jual ke temen, ke luar negerinya. Nggak melalui prosedur ekspor langsung, Kaya jualan online. Ada yang ke Malaysia, Australia, Jeddah, Jepang Swedia, Amerika Serikat, Abu Dhabi, Singapura, Jerman, Cina, Hawaii, Belanda, Lebanon, Vietnam, Inggris, Mekah, dan Brunei Darusallam," beber Eka.

Diakuinya, masih banyak yang tidak mengetahui dan memahami bagaimana prosedur dan mekanisme yang harus dilalui supaya produknya bisa dieskpor ke luar negeri.

"Nggak semua UKM/IKM tahu. Kalau yang pernah ikut pelatihan tahu," ucap Eka.

Pihaknya mengaku, terus mendorong para pelaku UKM/IKM di wilayahnya untuk ekspor, serta meningkatkan kualitas produknya. Salah satu caranya dengan pelatihan.

"Tahun 2020 ini kita ada pelatihan ekspor 2 kali, pelaksanaan di Triwulan 2 dan 3, untuk 40 pelaku usaha," katanya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA