Menteri PUPR : Terowongan Nanjung Solusi Atasi Banjir di Wilayah Bandung

Bandung Raya

Senin, 13 Januari 2020 | 16:39 WIB

200113164123-mente.jpg

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menilai, Terowongan Nanjung berhasil menjadi solusi dalam persoalan banjir di Bandung.

"Biasanya curah hujan dengan 300 milimeter, orang naik perahu. Tapi pada 17 Desember kemarin curah hujan 424 milimeter, orang naik sepeda motor. Ini salah satunya karena Terowongan Nanjung," ungkapnya di kampus ITB, Jln. Tamansari, Kota Bandung, Senin (13/1/2020).

Menurutnya, untuk melihat keefektifan dari Terowongan Nanjung, pihaknya membuka terowongan ketika hampir terjadi luapan banjir di Dayeuhkolot.

"Setelah hampir meluap banjirnya, maka kita buka. Dan tenyata lima jam sudah surut, turunnya sekitar 80 senti. Masyarakat bisa tahu persis manfaatnya," katanya.

Kendati demikian, diakuinya, hasil tersebut masih belum sempurna. Mengingat masih adanya genangan air di daerah-daerah cekungan.

"Itu akan saya tangani tahun ini dengan folder-folder kecil di sepanjang Citarum. Saya berbicara dengan gubernur untuk diselesaikan tahun ini," ujarnya.

Lebih jauh, setelah menyelesaikan persoalan di hulu terkait banjir di Bandung, pihaknya akan mulai fokus pada penanganan di hilir.

"Sudah selesai dengan hulu, saya akan pindah ke hilir, Karawang, Muara Gembong. Kalau sudah selesai, saya bisa konsentrasi ke sana karena lebih parah daripada di sini," tambahnya.

Seperti diketahui bersama, Terowongan Nanjung di Curug Jompong, Margaasih, Kabupaten Bandung ditargetkan akan beroperasi pada 2020 mendatang. Terowongan dua jalur dengan masing-masing panjang 230 meter tersebut akan selesai dibangun pada pertengahan Desember 2019.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA