AlFest Ciptakan Keseruan di SDIT Al-Fitrah

Bandung Raya

Sabtu, 14 Desember 2019 | 15:43 WIB

191214155024-alfes.jpg

Yeni Siti Apriani

KESERUAN terjadi di lapangan SDIT Al-Fitrah, Jalan Merkuri Timur, Sabtu (14/12/2019) siang. Siswa, guru dan orangtua berkumpul untuk menyaksikan bakat anak-anak di bidang science, seni dan olahraga dalam AlFest 2019.

AlFest dimulai dengan penampilan dari ekstrakulikuler angklung, kemudian panduan suara, english club, pramuka, futsal, paskibra, karate, angklung, renang, menari, science club, dokcil, pencaksilat, taekwondo dan memanah. Selain  itu ada pula stand gallery untuk kegiatan, robotic, cinema, TIK, menggambar dan kaligrafi.

Juga ada book fair dan bazar. Baik siswa maupun orangtua sangat antusias mengikuti AlFest dari pagi hari hingga siang ini. Tepuk tangan diberikan saat anak-anak menampilkan kebolehan mereka diatas panggung.

Saat memberikan sambutan, Kepala SDIT Al-Fitrah, Sulaeman mengatakan, AlFest merupakan acara tahunan yang dilaksanakan di akhir semester 1 dalam rangka mengapresiasi bakat dan minat siswa-siswi Al-Fitrah. Di SDIT Al-Fitrah, siswa-siswinya wajib mengikuti kegiatan esktrakulikuler.

"Maka hari ini kita saksikan kreasi mereka. Keterampilan dan bakat mereka dalam kegiatan yang mereka ikuti di ekskulnya masing-masing," ungkapnya. 

Dikatakannya, ada lebih dari 10 ekstrakulikuler internal yang bersifat wajib diikuti dan bisa dipilih siswa sesuai minatnya, seperti pencak silat, memanah karate dan lainnya. Selain itu, ada pula ekstrakulikuler eksternal yang juga bisa dipilih siswa, seperti renang, taekwondo.

"Atas nama sekolah, kami ingin terus tingkatkan dan perbaiki pelayanan pada putra putri kami," ungkapnya.

Sebelum AlFest 2019, pekan lalu SDIT Al-Fitrah sudah mewisuda 100 siswa. "Satu orang berhasil menghapal 11 juz, yang lainnua ada yang 5 juz, 4 juz, 3 juz, 2 juz dan paling banyak satu juz," jelasnya. 

Dikatakannya, kegiatan ekstrakulikuler ini merupakan salah satubupaya sekolah dalam membentengi pergaulan sekarang yang luar biasa.

Di media massa, ada berita soal anak-anak kecanduan gadget, banyak siswa SMP dan ada pula SD yang mendatangai rumah sakit jiwa. Tentunya kondisi ini sangat mengkhawatirkan.

Karena itulah, anak-anak perlu diarahkan pada kegiatan positif. Salah satunya lewat kegiatan ekstrakulikuer di bidang olahraga, seni, dan lain-lain.

"Ini bisa alihkan mereka dari kebiasan yang enggak positif ke positif. Perkembangan teknologi memang enggak bisa dihindari, tapi bagaimana kita bisa sama sama ikuti perkembangan dengan lebih bijak," pesan Sulaeman.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA