Optimalkan Program Citarum Harum, Peran Masyarakat Harus Ditingkatkan

Bandung Raya

Sabtu, 14 Desember 2019 | 13:53 WIB

191214135511-optim.jpg

Lucky M. Lukman

LANGKAH mengembalikan "jiwa" Sungai Citarum lewat program Citarum Harum yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat diapresiasi. Namun untuk lebih mengoptimalkan program tersebut, peran masyarakat harus lebih ditingkatkan lagi.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, Ono Surono dalam diskusi yang mengangkat tema 'Hutan sebagai Simbol Peradaban', di Bandung, Sabtu (14/12/2019). Selain kader partai, kegiatan ini dihadiri sejumlah aktivis lingkungan dan budayawan di Jawa Barat.

Menurut Ono, dengan adanya keterlibatan masyarakat yang lebih optimal maka proses pemulihan bisa dipercepat.

"Bahkan menurut kami adanya peningkatan peran ini bisa semakin menggiring masyarakat untuk lebih berwawasan lingkungan," tutur Ono.

Ono menyatakan, pihaknya mengapresiasi program Citarum Harum yang digagas Presiden Jokowi. Menurutnya, hal itu sebagai langkah nyata dalam mengembalikan kebersihan sungai yang sejauh ini masih berpredikat sebagai sungai terkotor di Indonesia.

"Program Citarum Harum sangat bagus," katanya.

Lebih lanjut Ono menuturkan, selama program Citarum Harum berjalan, keterlibatan masyarakat masih dianggap kurang. Dengan kondisi tersebut, program belum menjadi gerakan yang mampu mengubah kebiasaan dan pandangan warga terhadap lingkungan.

"Akibatnya, peran serta dan kepedulian akar rumput terhadap lingkungan masih belum optimal," tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya menginiasi program kerja berwawasan lingkungan di PDI Perjuangan. Nantinya, lanjut Ono, setiap kader memiliki tanggungjawab terhadap pemeliharaan linkungan khususnya pohon di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

"Mudah-mudahan bisa mendorong kesadaran masyarakat. Kesadaran ini titik awal untuk mulai pemulihan lahan kritis," terangnya.

Salah satu langkah yang bakal diambil, ujar Ono, yaitu dengan melakukan penanaman pohon yang akan melibatkan seluruh unsur masyarakat sekitar. Bukan hanya menanam, menurutnya kader PDI Perjuangan di tingkat bawah memiliki tanggungjawab untuk merawat dan memastikan keberadaan pohon yang ditanam.

Nantinya, menurut dia penanaman pohon ini akan rutin dilakukan, sehingga bukan hanya seremoni saja. "Kami mengkoordinasikan semua elemen masyarakat, termasuk partai politik, pemerintah. Bagaimana melestarikan hutan dari hului sampai hilir. Ini harus jadi gerakan," lanjut Ono.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, Ketut Sustiawan mengatakan, gerakan ini akan dilakukan masif di seluruh wilayahnya. Bahkan, dalam aksi perdana, pihaknya akan menanam pohon serentak di 10 kabupaten/kota yang dilalui DAS Citarum. "Kami ingin melakukan gerakan yang menyatuhkan pemerintah dengan rakyat," pungkasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA