Program OVOC Diyakini Bisa Mengatrol Target Pembentukan BUMDes di Jabar

Bandung Raya

Kamis, 12 Desember 2019 | 18:06 WIB

191212180641-progr.jpg

Humas Pemprov Jabar

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat terus menggenjot pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggunakan program program One Village One Company (OVOC) tahun depan.

Progam OVOC diyakini akan mencapai target pembentukan BUMDes mencapai 746 BUMDes d Jabar dari 5.312 BUMDes yang ada di Jawa Barat dalam satu tahun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Dedi Supandi mengatakan, sejauh ini terdapat 596 BUMDes yang aktif kembali dan 272 BUMDes baru terbentuk. Tahun depan ditarget ada 746 BUMDes baru.

Dedi melanjutkan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya melalui program Patriot Desa dimana sejumlah anak muda diterjunkan untuk menggali potensi bisnis yang dapat dikembangkan di desa.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendekatan melalui pembangunan infrastruktur dan mempermudah akses teknologi informasi di wilayah pinggiran dengan memasang wifi gratis di 600 titik desa.

"Di pertengahan tahun 2020, kami juga akan membuat regulasi mengenai level BUMDes itu. Isinya mengenai klasifikasi, misalnya BUMDes yang sudah terbentuk tapi pemasarannya harus dibantu atau bantuan diberikan untuk perkembangan modalnya," kata Dedi saat dihubungi, Kamis (12/12/2019).

Menurut Dedi, pihaknya juga akan memberikan reward kepada desa yang mampu meningkatkan status desa dan perusahaannya. Namun akan membahas terlebih dahulu bentuk perusahaannya.

Lebih jauh Dedi mengatakan, jumlah desa mandiri di Jabar kini sudah melebihi target yang dicanangkan. Tahun ini, terdapat 98 desa mandiri di Jabar. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 37 desa mandiri. Selain itu, ada 732 desa yang naik kelas dari status berkembang menjadi maju.

"Peningkatan presentase status desa mandiri ini sudah tercantum dalam RPJMD. Jadi, targetnya dari tahun 2018 ada 37 desa mandiri, tahun 2019 ada 63 desa mandiri, dan tahun 2020 ada 87 desa mandiri. Sedangkan dalam setahun ini saja, sudah ada 98 desa mandiri. Ini sudah melebihi target," tuturnya.

Diketahui, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengajak kepala desa untuk bekerja sama dalam berbagai program yang digulirkan Pemprov Jabar, di antaranya pembentukan BUMDes melalui program OVOC.

"Hadirkan satu desa satu perusahaan, hadirkan pusat digital desa, kembangkan desa wisata, lakukan transparansi dana desa dan lain-lain, bahagiakan warga desanya," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA