Soal Banjir Bandang, Bupati Bandung Salahkan Petani

Bandung Raya

Sabtu, 7 Desember 2019 | 17:15 WIB

191207171645-soal-.jpg

Engkos Kosasih

BUPATI Bandung H. Dadang M. Naser meninjau lokasi banjir bandang di Jalan Kertasari Blok Pasir Munding Kampung Dangdang Cirawa Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Sabtu (7/12/2019).

Dadang menyatakan, banjir bandang yang menerjang kawasan Kampung Dangdang Cirawa itu akibat pola tanam pertanian sayur mayur yang salah di kawasan Blok Pasir Munding.

"Harusnya terasering. Itu pun harus ada tanaman kerasnya, seperti contoh tanaman kaliandra dan lain-lain," kata Bupati Bandung.

Dadang pun mengingatkan kepada para petani jangan bertani semena-mena, sehingga membahayakan orang lain.

"Hutan rusak terjadi bencana. Kalau tidak mau berubah, seperti biasa kejadian ini (banjir bandang) akan terus terjadi," ucapnya.

Sementara itu menurut Camat Kertasari Dadang Hermawan mengatakan, akan mengundang para petani yang melakukan pola tanam yang salah.

"Namun sebelum mengundang para petani, kita dari jajaran Muspika Kertasari, Perhutani dan Kades Cibeureum akan rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dan gerak langkah dalam penanggulangan banjir bandang," kata Camat.

Ia mengatakan, dalam penanganan endapan lumpur di Jalan Kertasari pascabanjir bandang tersebut, selain dilaksanakan kerja bhakti secara manual oleh tim gabungan.

"Dalam pengerjaannya pun menggunakan alat berat roder dari bantuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bandung. Sampai sore ini, pengerjaan masih berjalan dan harus dituntaskan hari ini untuk mempercepat kelancaran mobilitas warga," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA