KBB Kembangkan Sentra Sapi Potong di Wilayah Selatan

Bandung Raya

Kamis, 5 Desember 2019 | 20:32 WIB

191205203304-kbb-k.jpg

Dicky Mawardi

PEMKAB Bandung Barat bakal menjadikan wilayah selatan sebagai sentra sapi potong. Langkah tersebut dilakukan untuk mengimbangi wilayah utara yang sudah lama dikembangkan menjadi sentra sapi perah.

"Pemerintah terus berupaya mengembangkan potensi sapi potong di wilayah selatan. Ini dikarenakan memang potensinya luar biasa. Apalagi berdasarkan kajian Unpad, wilayah selatan Bandung Barat sangat cocok untuk pengembangan sapi potong," jelas Kepala UPT Pembibitan Ternak pada Dinas perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat, Iip Kusyaman, di Gununghalu, Kamis (5/12/2019).

Ia mengungkapkan, saat ini di UPT-nya terdapat sebanyak 70 sapi. Setiap tahunnya, UPT telah berhasil membibitkan 20 sampai 25 ekor sapi. Terus lahirnya sapi potong baru, tak bisa dilepaskan dari terjaminnya ketersediaan pakan rumput.

"Di samping karena kawasannya masih sangat luas untuk pembudidayaan pakan rumput, peternak sapi perorangan maupun kelompok seperti di Kecamatan Rongga, Gununghalu, Sindangkerta, Cililin, Cihampelas, dan Cipongkor juga cukup banyak," tambahnya.

Diungkapkan Iip, awalnya UPT hanya memiliki lahan satu hektare di Kampung Jambuhala, Desa Celak, Kecamatan Gununghalu. Akan tetapi kini sudah berkembang menjadi empat hektare dengan rincian bangunan dan kandang satu hektare sedangkan sisanya adalah lahan pakan rumput.

Menurutnya, sejalan dengan program pemerintah daerah dan daya dukung sumber daya alam di wilayah selatan, populasi sapi potong sedang dikembangkan.

"Dengan dukungan anggaran dari APBD sebesar Rp 850 juta di tahun ini, kami terus mengembangkan agar UPT Pembibitan Ternak bisa berkembang," tandasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA