Wacana Menghilangkan IMB Masih Menjadi Perdebatan

Bandung Raya

Rabu, 4 Desember 2019 | 12:13 WIB

191204122044-wacan.jpg

ANGGOTA DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan, digulirkannya wacana menghilangkan izin mendirikan bangunan (IMB) dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) masih menjadi perdebatan di Jakarta. Ia pun turut menyikapi kerusakan lahan di Kawasan Bandung Utara (KBU). 

"Menghilangkan IMB dan Amdal, kita enggak setuju. Mengingat dalam mendirikan bangunan, sebelumnya harus memproses Amdal maupun IMB," kata Cucun kepada wartawan, Rabu (4/12/2019). 
Cucun menilai, proses Amdal dan IMB itu sangat penting untuk mengantisipasi kerusakan lingkungan selain keseimbangan alam sebelum mendirikan bangunan. 
"Misalnya, lereng dibangun, nanti akibatnya seperti apa? Tentunya akan berdampak pada lingkungan yang lebih parah," kata Cucun.
Ia memprediksi kerusakan lingkungan akan terjadi dalam kurun waktu 10-20 tahun kedepan, jika tidak ada pengendalian tata ruang melalui Amdal dan IMB tersebut. "Apalagi jika kita melihat Bandung yang merupakan sebuah cekungan, sehingga keseimbangan alamnya harus dijaga," katanya. 
Cucun berharap, sejumlah Anggota DPR RI maupun DPRD Provinsi Jabar yang berkaitan dengan persoalan kerusakan lingkungan di KBU, untuk dilakukan pemanggilan dan diminta keterangan terkait persoalan tersebut. 
"Soalnya, kita lihat di Jabar, khususnya untuk kawasan KBU sudah semakin parah kondisi kerusakannya. Sepertinya di KBU belum ada penataan ke arah upaya penghijauan. Lahan yang menjadi kawasan hijau nyaris habis," katanya.
Legislator yang merupakan Ketua Fraksi PKB DPR RI ini turut menyikapi pembangunan hotel, perumahan di kawasan KBU. "Sebetulnya, pembangunan hotel di kawasan hijau tidak  sesuai," katanya.
Ia juga berharap kepada sejumlah pemerintahan terkait untuk melakukan pemanggilan terhadap para pihak yang mendirikan bangunan, jika IMB-nya belum selesai. 
"Dinas terkait juga jangan sembarangan mengeluarkan IMB, sebelum pemberi izin itu melihat bagaimana keseimbangan alam dalam pembangunan tersebut. Termssuk dampak yang akan ditimbulkan, ketika pembangunan itu dilaksanakan. Inilah pentingnya ada keseimbangan alam," katanya.
Ia pun berharap pemerintah terkait juga harus hadir dalam menyikapi permasalahan lingkungan di KBU. Hal itu juga dibarengi dengan akan dilaksanakannya kajian tata ruang di Jakarta, berkaitan dengan Amdal dan IMB tersebut.
"Untuk diketahui, pengembang tidak akan menhembangjan kawasan kalau tidak ada izin," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA