Pegiat Lingkungan Menyayangkan Penebangan Pohon Kopi

Bandung Raya

Selasa, 3 Desember 2019 | 16:00 WIB

191203154824-pegia.jpg

SEJUMLAH pegiat lingkungan maupun aktivis lingkungan mengaku prihatin dan sedih ketika mengetahui puluhan pohon kopi yang sudah berusia 10-15 tahun di kawasan hutan Kamojang Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung ada pihak yang menebang.

Entah kapan penebangan pohon kopi itu dilakukan dan siapa pelakunya belum diketahui. Tetapi pada Selasa (3/12/2019) penebangan pohon kopi itu beredar di kalangan masyarakat yang menyayangkan kejadian tersebut.

"Walaupun saya bukan pemilik lahan maupun pemilik pohon kopi itu, sebaiknya tanaman yang sudah tumbuh besar jangan ditebang. Apalagi ini pohon kopi yang selama ini diprogramkan oleh pemerintah untuk menggalakan penghijauan pada lahan kritis. Sementara pohon yang sudah tumbuh besar ditebang. Ini sebagai bentuk keprihatinan saja, ketika melihat kejadian tersebut," kata Pegiat Lingkungan Dawuh Pasundan Kabupaten Bandung Indra R. Rachman didampingi Komunitas Laskar Sunda Deden Yogi kepada galamedianews.com di Ibun.

Indra mengatakan, walaupun tanaman kopi itu tidak sesuai dengan kaidah konservasi pada lahan hutan cagar alam, tanaman yang sudah tumbuh besar dengan usia puluhan tahun sebaiknya tak ditebang. Lebih baik dibiarkan tumbuh subur untuk mengkhiasi lingkungan yang benar-benar hijau dan lestari.

"Sayang kalau ditebang, jika tanaman itu sudah tumbuh besar. Bahkan, saya berusaha untuk menelusuri tanaman kopi lain yang dikabarkan sudah berusia 60-70 tahun di kawasan hutan Kamojang itu. Kalau tanaman kopi itu berhasil ditemukan, menunjukkan bahwa sejarah penanaman kopi di kawasan hutan Kamojang itu sudah lama terjadi dan dikembangkan," paparnya.

Tapi ia tak mempermasalahkan adanya pembongkaran gubuk atau saung yang berdiri di kawasan hutan tersebut. Bahkan setuju dengan adanya pembongkaran itu, karena dikhawatirkan gubuk tersebut dijadikan tempat persembunyian bagi para pelaku perambahan hutan.

Sama halnya yang dikatakan pegiat lingkungan lainnya di kawasan Kamojang Kecamatan Ibun yang tak mau disebutkan namanya.

"Saya menangis ketika melihat pohon kopi yang mencapai puluhan tahun itu ditebang. Usia tanaman kopi itu antara 10-15 tahun, sudah besar malah ditebang," katanya.

Ia tak tahu siapa yang melakukan penebangan pohon kopi di kawasan hutan Kamojang tersebut.

"Tetapi yang jelas, tanaman kopi sangat besar manfaatnya. Selain berfungsi untuk menahan erosi tanah, juga sebagai kawasan resapan air hujan untuk mengurangi ancaman banjir," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA