Pelayanan Publik di Cimahi Lumpuh akibat Listrik Padam

Bandung Raya

Selasa, 3 Desember 2019 | 13:14 WIB

191203131453-pelay.jpg

Ririn Nf/PR


AKIBAT listrik padam, pelayanan publik di Kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, lumpuh, Selasa (3/12/2019). Masyarakat pun harus berkali-kali datang karena urusan belum rampung akibat pelayanan tak maksimal.

Wartawati PR, Ririn Nf melaporkan, aliran listrik padam sejak Minggu 1 Desember 2019. Pada Senin 2 Desember 2019 sempat dilakukan pelayanan dengan sumber listrik menggunakan genset. Namun, daya genset tak mampu menanggung beban listrik 3 gedung di kompleks Pemkot Cimahi sehingga aliran listrik kembali terputus.

Pelayanan yang paling berdampak yaitu pengurusan di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Cimahi.

Berdasarkan pantauan pada Selasa 3 Desember 2019 di Disdukcapil Kota Cimahi, masyarakat berjubel di ruang  pelayanan untuk mengurus berbagai keperluan administrasi kependudukan. Listrik mulai menyala namun pelayanan belum optimal.

Sejumlah warga mengaku harus kembali ke Pemkot Cimahi karena kemarin pelayanan terhenti akibat listrik padam.

"Kemarin kesini mau bikin akte kelahiran, enggak bisa dilayani karena mati listrik. Sekarang kesini lagi mau selesaikan catatan sipil-nya dulu, kalau ini bisa," ujar Evi (27) asal Kel. Melong.

Evi yang berada di lokasi sejak pukul 07.30 WIB menunggu giliran dilayani.
"SUdah nunggu, tadi lampu juga baru nyala dan belum dipanggil lagi. Banyak juga orang bolak balik dari kemarin kesini," ucapnya.

Hal serupa diungkapkan Mimi Midawati (44), warga Kelurahan Cipageran.
"Kemarin sempat ke sini, ternyata mati listrik. Hari ini nyoba lagi, tapi disarankan menunggu atau kembali besok. Masih eror katanya server-nya," ujarnya.

Ia akan mengurus surat pindah dan pembuatan KK, namun khawatir lama maka memilih kembali lagi esok hari.

"Ke kecamatan dulu aja, besok ke sini lagi takut nunggu lama. Ya rugi waktu juga ya harus bolak-balik," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kota Cimahi, Yoshepina Dewani mengatakan, sejak aliran listrik padamnya otomatis berdampak terhadap lumpuhnya seluruh pelayanan. Mulai dari pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran-Akte Kematian, Pindah-Masuk, dan sebagainya.

"Kejadian mati lampu perkirakan Senin pukul 10.00 WIB, kita coba tunggu karena layanan Disdukcapil ini membutuhkan tenaga listrik. Ternyata tidak bisa dan pelayanan lumpuh sebab seluruh pelayanan Disdukcapil menggunakan sistem dan membutuhkan listrik serta internet," ujarnya.

Ia mengaku sempat mencoba menunggu listrik hidup. Genset milik Pemkot Cimahi sempat dinyalakan namun itu tak bertahan lama.

"Server otomatis mati, kita enggak bisa bekerja," katanya.

Pagi ini, pihaknya mencoba kembali membuka pelayanan kepada masyarakat. Namun ternyata server-nya belum optimal.

Atas permasalahan teknis ini, pihaknya berharap masyarakat bisa memakluminya. Sebab, ketika server pelayanan mati, jelas Yoshepina, membutuhkan waktu untuk menstabilkan.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Dengan listrik padam ada alat yang perlu dipersiapkan untuk pelayanan berikutnya sehingga memakan waktu untuk stabil. Apabila masyarakat membutuhkan layanan  disarankan untuk datang besok," tuturnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA