DPRD Prihatin di Kota Bandung Masih Banyak Kawasan Kumuh

Bandung Raya

Senin, 2 Desember 2019 | 19:24 WIB

191202192309-dprd-.jpg

Pikiran Rakyat


ANGGOTA DPRD Kota Bandung, Entang Suryaman mengatakan, saat ini masih banyak kawasan kumuh di sejumlah kecamatan Kota Bandung, yang belum memenuhi persyaratan layak huni. Sehingga masih terdapat daerah kumuh yang pantas mendapat prioritas penataan.

"Nanti setelah Perda Penanganan Kawasan Kumuh disahkan, Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait segera melakukan pendataan dan sekaligus mengusulkan segera menata wilayah kumuh," ungkapnya di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Sukabumi, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, kriteria kawasan kumuh yang digunakan untuk menentukan kondisi kekumuhan berdasarkan pada kepantasan dan kelayakan bangunan, jalan lingkungan, penyediaan air bersih, drainase lingkungan, dan pengelolaan air limbah.

"Maka dinas terkait seperti DPKP3, segera menginisiasi dan menata kawasan kumuh. Biasanya kalau kawasan kumuh itu mudah banjir, itu yang harus diantisipasi agar tidak menimbulkan bencana," tuturnya.

Anggota Pansus I yang membahas Raperda tentang Penanganan Kawasan Kumuh itu menerangkan, dengan disahkannya Perda Penanganan Kawasan Kumuh, maka Pemkot Bandung diharapkan segera melakukan pendataan lebih seksama terkait wilayah kawasan kumuh. Dengan demikian, kawasan kumuh tidak tumbuh dan kembali berkembang di Kota Bandung.

"Apalagi permukiman kawasan kumuh itu menempati aset negara, ini harus ditertibkan karena melanggar peraturan perundang-undangan. Tak bisa dipungkiri, masih banyak aset negara yang dijadikan pemukiman dan menjadi kawasan kumuh," jelasnya.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Penduduk dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Agus Hidayat menerangkan, pihaknya tengah fokus untuk mengurangi wilayah kumuh.

Agus mengklaim saat ini daerah timur dan utara Kota Bandung sudah tidak ada kawasan kumuh. Hal ini, karena banyak perumahan yang dari sisi bangunan sudah memenuhi kriteria bangunan, serta lingkungan yang sarana dan prasarana yang baik.

"Berdasarkan data kawasan kumuh di Kota Bandung saat ini yang tersisa berada di tengah kota dan barat. Untuk penataan kawasan kumuh sekarang lebih difokuskan ke perbaikan sanitasi, perbaikan sarana air bersih, perbaikan toilet atau MCK dalam rangka septick tank komunal," tambahnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA