Tim Gabungan Temukan Kebocoran Pipa Saluran Limbah yang Mengalir ke Sungai Citarum

Bandung Raya

Kamis, 21 November 2019 | 17:06 WIB

191121165214-tim-g.jpg

Engkos Kosasih


TIM gabungan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik pencelupan PT. Pranatex di Jalan Raya Dayeuhkolot-Moch. Toha Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/11/2019). Tim gabungan berasal dari Satpol PP Kabupaten Bandung dan Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bandung, TNI dari Satgas Citarum Harum, Muspika Dayeuhkolot, dan sejumlah pihak lainnya.

Pantauan galamedianews.com, dalam pelaksanaan sidak itu tim gabungan menemukan indikasi kebocoran pipa saluran pembuangan limbah cair yang terbuang ke Sungai Cisuminta dan bermuara ke Sungai Citarum. Limbah tersebut dibuang diduga tidak sesuai dengan baku mutu.

Tim gabungan juga menemukan pipa saluran pembuangan limbah cair yang diduga berpotensi untuk membuang limbah cair sembarangan ke kawasan permukiman masyarakat disaat memasuki musim hujan. Pipa pembuangan limbah cair itu berada di belakang perusahaan yang jauh dari tempat pencelupan. Sedangkan pipa yang bocor masih di sekitar pencelupan.

Tim gabungan yang menemukan kebocoran pipa saluran pembuangan limbah cair itu, langsung melakukan penutupan dengan menggunakan pasir dan batu yang dimasukkan ke dalam karung. Tim pun memerintahkan pihak perusahaan untuk menghentikan operasional mesin pencelupan yang limbahnya di salurkan ke pipa tersebut.

Selanjutnya, pipa saluran limbah yang mengalami kebocoran itu langsung dipasang garis Satpol PP dan dilakukan penyegelan oleh Satpol PP.

Sedangkan saluran pipa lainnya yang diindikasikan sangat berpotensi untuk digunakan pembuangan limbah cair sembarangan ke bagian belakang pabrik, kran penutup air limbahnya langsung digergaji. Kemudian, pipa tersebut ditutup dengan menggunakan lem dan langsung dilakukan penyegelan oleh Satpol PP.

Petugas dari jajaran Pemkab. Bandung dan Provinsi Jabar serta jajaran TNI dari Satgas Citarum Harum mendesak pihak perusahaan untuk memperbaiki instalasi pengelolahan air limbah (IPAL)

Plt. Kabid Trantibum Satpol PP Provinsi Jabar, Herry Djumhana didampingi Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten, Oki Suyatno menegaskan, kegiatan ini sebagai perwujudan program Gubernur Jabar, sebagai tindaklanjut program nasional. Berkaitan dengan sidak tersebut, ingin menciptakan peran serta masyarakat.

"Dalam pelaksanaan penegakan perda ini, pentingnya ada peran serta masyarakat umum maupun pengusaha untuk ketaatan dalam operasional perusahaan. Di antaranya partisipasi para pengusaha membangun dan membantu program Citarum Harum," katanya.

Sementara itu, Pimpinan Produksi PT. Pranatex Aris Setiawan mengaku pihaknya akan segera melakukan perbaikan total. Soal penyegelan dan penutupan saluran pipa pembuangan limbah, Aris mengatakan, diakibatkan karena adanya pipa bocor.

"Nanti setelah saluran diperbaiki, diharapkan besok atau lusa bisa dibuka kembali. Untuk memperbaiki pipa yang bocor, sehari juga bisa selesai," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA