Enam Bulan Sudah Warga Situ Ciburuy Kesulitan Air Bersih

Bandung Raya

Rabu, 20 November 2019 | 14:09 WIB

191120141012-enam-.jpg

Dicky Mawardi


WARGA sekitar Situ Ciburuy, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang,  Kabupaten Bandung Barat sudah hampir enam bulan kesulitan air bersih. Jangankan untuk minum dan memasak,  buat mandi dan mencuci pun begitu sulit untuk mendapatkan air.

Untuk memperoleh air,  warga berinisiatif menggali sumur di dasar Situ Ciburuy yang sudah mengering. Mereka menggali sumur sedalam 3-4 meter. Dengan kedalaman seperti itu. air bersih pun keluar.

Salah seorang warga Kampung Ciburuy,  Ai Mintarsih (38) mengatakan kemarau tahun 2019 menjadi yang terpanjang dan paling berpengaruh terhadap kehidupan warga. Sumur di RT 1, 2 dan 3 yang masuk RW 5 sudah tak menyisakan air.

"Kami di sini berinisiatif membuat sumur di dasar Situ Ciburuy yang mengering. Alhamdulillah airnya ada, lumayan bersih kalau untuk mandi dan mencuci. Tapi kalau buat air minum sih tetap harus beli air galon,"  kata Mintarsih kepada galamedianews.com di Ciburuy,  Rabu (20/11).

Meski dasar Situ Ciburuy sudah kering kerontang akibat kekeringan,  ternyata jika digali ada airnya.  Air dari sumur inilah yang dimanfaatkan warga untuk mandi dan mencuci.

Mintarsih yang membuka warung di Situ Ciburuy menarik air dari dalam sumur dengan memakai pompa listrik. Air disalurkan menggunakan pipa ke tempat penampungan air yang ada di.warungnya.

"Sumur yang ada di warung mengering. Pompanya saya bawa ke dekat sumur di dasar Situ Ciburuy, biar bisa menyedot air," ujarnya.

Informasi yang dihimpun, sedikitnya terdapat 10 sumur yang dibuat waega di dasar situ yang mengering.  Biasanya warga mengambil air ke sumur setelah salat subuh.

"Warga membawa jerigen sekaligus ember buat menimba air dari dalam sumur. Kalau pagi airnya banyak dan masih lumayan jernih," tuturnya.

Meski sumur-sumur di dasar situ setiap hari diambil ratusan warga namun tidak pernah sampai habis. Nantinya,  pada saat volume air Situ Ciburuy kembali baik, secara otomatis sumur-sumur itu pun tenggelam ditelan air.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA