Kantor Cabang PDAM Soreang Raker di Yogjakarta, Pelanggan Kebingungan

Bandung Raya

Rabu, 20 November 2019 | 13:03 WIB

191120130341-kanto.jpg

Ziyan Muhammad Nasyith


PARA pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung, yang hendak membayar tagihan air di Kantor PDAM cabang Soreang, Rabu (20/11/2019), terpaksa harus membatalkan niatnya karena pelayanan tutup dan akan buka kembali pada 23 November 2019.

Salah seorang warga Kecamatan Ciwidey, Rohimah (63) yang sengaja datang ke Kantor PDAM Tirta Raharja cabang Soreang hendak membayar tagihan rekening November yang telah jatuh tempo 15 November lalu. Ia datang karena beberapa tempat yang menjadi mitra PDAM Tirta Raharja untuk pembayaran rekening, seperti mini market tidak bisa menerima pembayaran.

"Seharusnya saya bayar tanggal 15 November, tapi saya bayarnya tanggal 16 di mini market. Tapi sama petugas mini market disuruh ke kantor cabang di Soreang. Sekarang baru bisa datang ke sini (Soreang), sudah jauh-jauh malah tutup tidak ada pelayanan," kata Rohimah saat ditemui Soreang, Kab. Bandung, Rabu (20/11/2019).

Sementara itu warga Gading Tutuka Soreang, Nurul Huspendi (32) mengeluhkan hal yang sama. Sudah dua bulan terakhir ini pelayanan air bersih di tempatnya tinggal seringkali tak mengalir. Sehingga ia berniat mendatangi Kantor PDAM Tirta Raharja cabang Soreang untuk melaporkan keluhannya.

Namun sayangnya, sesampainya disana ia hanya diterima oleh petugas keamanan karena hari ini hingga dua hari ke depan kantor tersebut tutup.

"Anehnya kok hari kerja pelayanan tutup. Kata satpam, semua sedang ada kegiatan di Yogjakarta. Sangat mengecewakan yah, ketika kewajiban kita sebagai pelanggan terlambat kena denda, tapi ketika kami ingin meminta penjelasan soal air yang sering tidak mengalir eh kantornya malah tutup saat hari kerja," ungkap Nurul.

Berdasarkan pantauan, suasana di Kantor PDAM Tirta Raharja cabang Soreang, Rabu (20/11/2019) sekitar pukul 09.00 WIB nampak lengang. Hanya ada seorang petugas keamanan yang berjaga di pos. Sedangkan pintu kantor pelayanan nampak tertutup rapat dan sebuah kertas surat pemberitahuan terpampang di kaca jendela pos keamanan.

Dalam isi kerta pemberitahuan tersebut tertulis "sehubungan dengan adanya kegiatan internal, diberitahukan pada 20 hingga 23 November, Kas Perumda Air Minum Tirta Raharja tidak melayani pembayaran rekening air bulan berjalan. Untuk sementara dialihkan melalui PT POS, ATM BRI, BJB, Indomart, Alfamart dan lainnya.

Menanggapi hal tersebut Manager Umum dan Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung, Dadang Supriadi, membantah pelayanan di Kantor PDAM cabang Soreang tutup dan terganggu. Meskipun saat ini sebagian pegawai sedang mengikuti kegiatan di Yogjakarta, pelayanan pada pelanggan masih tetap berjalan.

Selain itu, kata Dadang, untuk pembayaran rekening pelanggan bisa membayar di beberapa tempat mitra Perumda Air Minum Tirta Raharja untuk merima pembayaran tagihan pelanggan, seperti di mini market, gerai pembayaran yang ada dipemukiman penduduk dan tempat lainnya.

"Memang kami sedang ada kegiatan raker di Yogjakarta. Tapi untuk pelayanan tetap buka, karena ada yang piket. Jadi untuk pelanggan yang datang ke kantor tetap bisa terlayani oleh pegawai piket ini. Selain itu, kalau untuk bayar tagihan tidak mesti datang ke kantor, tapi bisa melalui mini market dan beberapa tempat lainnya," ujar Dadang saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Dadang melanjutkan, meskipun tengah mengadakan kegiatan di luar daerah, untuk pelayanan pelanggan, bantuan tangki, operasional produksi dan distribusi tetap berjalan sebagai mana mestinya.

Menurutnya, raker ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang direncanakan dengan melibatkan stake holder Perumda Air Minum Tirta Raharja. Raker ini sangat penting karena tahun ini juga ada perubahan bentuk badan hukum menjadi Perumda Air Minum Tirta Raharja. Tak hanya itu saja, dalam raker itu juga dilakukan perencanaan bisnis selama 5 tahun ke depan dan RKAP 2020.

"Hal ini perlu disosialisasikan pada semua stakeholder, terutama seluruh pegawai dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA