PKS Incar Posisi Bupati Bandung

Bandung Raya

Selasa, 19 November 2019 | 14:39 WIB

191119142821-pks-i.jpeg

Humas Pemkab Bandung

Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan. Gun Gun termasuk salah satu dari empat nama yang telah diusung PKS sebagai bakal calon Bupati Bandung di Pilkada 2020.


DEWAN Perwakilan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Bandung mengincar posisi calon Bupati Bandung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Kabupaten Bandung. Empat nama bakal calon (balon) pun telah diusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Keempat nama balon yang telah diusulkan oleh DPD PKS Kabupaten Bandung tersebut, yakni Gun Gun Gunawan (Wakil Bupati Bandung), Diah Nurwitasari (Wakil Ketua Bidang Perempuan DPP PKS), Netty Prasetiyani Heryawan, dan Adang Sudrajat (Anggota DPR RI).

Ketua Bidang Media dan Humas pada DPD PKS Kabupaten Bandung, Maulana Fahmi menjelaskan, sejauh ini pihaknya baru mengusulkan empat nama tersebut. Untuk kemudian, dimatangkan dan dibahas lebih lanjut di ranah pusat.

"Itu nanti keputusannya di pusat. Akan dilihat pertimbangannya, seperti dari elektabilitas, popularitas dan lainnya. Mekanismenya di ranah pusat, jadi sekarang masih digodok," ujar Fahmi saat dihubungi galamedianews.com melalui telepon selulernya, Selasa (19/11/2019).

Meski tidak menutup kemungkinan DPP menunjuk nama baru selain dari empat nama yang sudah diusulkan, kata Fahmi, sejauh ini pihaknya masih fokus terhadap empat nama tersebut.

"Dari survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei independen maupun internal, sampai saat ini nama pak Gun Gun paling kuat. Karena mungkin beliau Wakil Bupati Bandung, jadi populer. Dan memang (Gun Gun) dari sisi popularitas bagus," ungkapnya.

Untuk memuluskan langkah pada pesta demokrasi tingkat Kabupaten tersebut, diakui Fahmi, partainya memastikan akan berkoalisi dengan partai politik lainnya. Sebab, saat ini PKS hanya memiliki 10 kursi dan membutuhkan satu kursi, untuk bisa mendaftarkan diri calon Bupati-Wakil Bupati Bandung.

"Ya, harapannya mengincar posisi untuk calon Bupati. Karena kan Wakil Bupati sudah. Tapi itu dinamis, melihat perkembangan politik. Kami pun pasti koalisi, karena cuma 10 kursi," katanya.

Oleh karena itu, komunikasi antar parpol terus dibangun oleh PKS Kabupaten Bandung, meski baru sebatas informal. Namun yang pasti, pihaknya terbuka untuk berkoalisi, dan nantinya soal koalisi ini diserahkan oleh pusat ke daerah melihat perkembangan.

"Yang formalnya kami sudah membentuk tim pemenangan di tingkat Kabupaten, nanti yang merancang survei, sosialisasi dan lainnya itu tim pemenangan. Dan agenda besarnya komunikasi politik dengan antar partai, elemen masyarakat, secara internal konsolidasi terus. Nanti proses keputusan terjadwal di pusat, karena ini pilkada serentak," terangnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA