Dituding Lakukan Kriminalisasi, PT Ultrajaya Didemo Ratusan Buruh

Bandung Raya

Selasa, 19 November 2019 | 13:59 WIB

191119140047-ditud.JPG

Dicky Mawardi

Demo buruh di depan pabrik PT Ultrajaya Milk, Selasa (19/11/2019).


PERUSAHAAN susu segar PT Ultrajaya Milk yang beralamat di Jalan Raya Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat didatangi ratusan buruh yang berasal dari berbagai Serikat Pekerja, Selasa (19/11/2019) siang. Para demonstran berunjuk rasa di gerbang masuk utama perusahaan tersebut.

Massa gabungan berasal dari organisasi FSP RTMM-SPSI Jawa Barat, yang didukung DPD KSPSI Jawa Barat FSP LEM, TSK, KEP, KAHUT dan PP-SPSI Jawa Barat, serta SPN Kabupaten Bandung Barat. Arus lalu lintas sempat terganggu Karena semakin banyaknya massa buruh yang bergabung.

Kedatangan ratusan buruh ke salah satu perusahaan susu segar terbesar di Indonesia tersebut terkait dengan penahanan Kiki Permana oleh Polda Jawa Barat. Mantan karyawan PT Ultrajaya ini yang menggelar aksi mogok kerja 12-13 September 2019 bersama karyawan lainnya dianggap menyebabkan perusahaan merugi.

Aksi mogok yang berbuntut penahan Kiki, diawali dari pelaporan Nizwar Abdul Azis (karyawan) yang difasilitasi perusahaan untuk membuat laporan seolah-olah terjadi penghasutan dan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Kiki.

Ketua DPD KSPSI Jawa Barat, Roy Jinto dalam orasinya menuding tindakan perusahaan dengan melaporkan Kiki sebagai aksi balasan atas aksi mogok kerja. Selain itu, tindakan tersebut merupakan upaya pemberangusan Serikat Pekerja dan kriminalinasasi terhadap pimpinan serikat pekerja PT Ultrajaya.

"Pemerintah dan kepolisian harus menghentikan upaya pemberangusan Serikat Pekerja dan kriminalisasi terhadap pimpinan Serikat Pekerja. Tindakan kriminalisasi terhadap pimpinan Serikat Pekerja yang memperjuangkan hak normatif, seperti upah pesangon dan penghapusan outsourcing adalah gerakan anti demokrasi," tegas Roy.

Massa buruh menuntut dibebaskannya Kiki Permana dari semua tuntutan hukum baik pidana maupun perdata. Mereka juga meminta penghentian proses hukum Kiki Permana dengan mencabut laporan kepolisian yang dilaporkan Nuzwar Abdul Azis.

"Hentikan proses gugatan perdata terhadap Kiki Permana dan pengurus PUK SP RTMM-SPSI PT Ultrajaya dan kembalikan posisi dan pekerjaan pengurus yang mengalami mutasi ke posisi dan pekerjaan semula," tegas Roy.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA