Direktur Utama RSUD Al Ihsan Kabupaten Bandung Dilantik

Bandung Raya

Senin, 18 November 2019 | 15:03 WIB

191118150403-direk.jpg


PJ. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Daud Achmad melantik dr Dewi Basmala Gatot, MARS sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan Kabupaten Bandung sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur No. 821.2/Kep961BKD/2019 di Ruang Papandayan Gedung Sate, Senin (18/11/2019).

Daud mengatakan, proses seleksi untuk posisi Direktur Utama (Dirut) RSUD Al Ihsan memakan waktu yang cukup panjang.

Seusai resmi melantik dirut anyar RSUD Al Ihsan, Daud berharap Dewi bisa segera bekerja untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Salah satunya terkait dengan permasalahan kepegawaian agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Sekarang dengan adanya direktur utama yang definitif, mudah-mudahan hal tersebut (masalah kepegawaian) bisa berkurang, malah bisa diselesaikan,” kata Daud.

Selain itu, Daud juga berharap agar RSUD Al Ihsan mampu menjadi rumah sakit internasional. Sarana dan prasarana yang dimiliki dinilai sudah cukup baik dengan disokong peralatan yang canggih.

“Inilah tugas Dirut Al Ihsan untuk bisa memacu SDM. Kalau perlu merekrut yang profesional supaya bisa terwujud rumah sakit internasional," kata Daud.

Daud yakin, kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, Dewi mampu membenahi RSUD Al Ihsan. Tentunya, hal tersebut bisa tercapai dengan dukungan berupa pembinaan dan bimbingan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Dewi Basmala mengatakan pelantikan ini merupakan amanat yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.

Dirinya pun mengapresiasi dirut sebelumnya karena telah membangun RSUD Al Ihsan dengan baik.

Dewi adalah mantan Direktur Utama RSUD Kota Bogor. Sebagai seorang profesional, sosoknya sudah berkecimpung di dunia kesehatan selama 30 tahun di rumah sakit swasta.

Dirinya mengulangi pesan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ketika melakukan wawancara.

“Beliau sebetulnya menghendaki bahwa Rumah Sakit Al Ihsan menjadi rumah sakit rujukan Jawa Barat dan standar internasional dengan profesional. Tentu kami dalam menjalankan roda itu menuju ke arah sana yang ujungnya Jabar Juara," kata Dewi.

Setelah dilantik, permasalahan tentang kepegawaian pun menjadi salah satu prioritas Dewi dalam menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan regulasi yang ada.

“Saya berjanji dalam satu minggu ini sudah ada pernyataan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan dengan skala prioritasnya,” tutur Dewi

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA