Perbankan Syariah Makin Diminati Masyarakat

Bandung Raya

Senin, 18 November 2019 | 11:35 WIB

191118113655-perba.png


WAKIL Pemimpin Wilayah Barat BNI Syariah, Asep Mulyadi menilai bahwa animo masyarakat terhadap perbankan syariah semakin tinggi. Hal ini sejalan dengan semakin meningkatnya literasi dan inklusi perbankan syariah.

Asep menyebutkan per September 2019, BNI Syariah mencatat jumlah rekening sebanyak 3,33 juta. Kinerja BNI Syariah per triwulan III 2019 ini dianggap tumbuh positif.

"BNI Syariah membukukan aset sebesar Rp 43,92 triliun dan laba bersih sebesar Rp 461,96 miliar. Laba tersebut disokong oleh pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas, efisiensi operasional, dan ekspansi dana murah yang ditunjukkan oleh rasio komposisi dana murah (CASA) yang meningkat, serta kredit bermasalah (NPF) yang terjaga," ujarnya di Trans Hotel Bandung, Senin (18/11/2019).

Lebih lanjut, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 31,81 triliun per September 2019 atau naik 18,34 persen dari periode sama tahun 2018 yaitu Rp 26,88 triliun. Komposisi pembiayaan terbesar disumbang oleh segmen konsumer sebesar Rp 15,08 triliun atau 47,4 persen dari total pembiayaan.

Disusul segmen komersial sebesar Rp 8,54 triliun (26,8 persen), segmen kecil dan menengah sebesar Rp 6,22 triliun (19,6 persen), segmen mikro sebesar Rp 1,61 triliun (5,1 persen), dan kartu pembiayaan sebesar Rp 358 miliar (1,1 persen).

Selain pembiayaan, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Syariah mencapai Rp 37,49 triliun atau naik 11,79 persen dari periode sama tahun 2018 sebesar Rp 33,53 triliun. Kepercayaan tersebut juga dibuktikan melalui penghargaan yang diperoleh BNI Syariah dari Januari hingga September 2019.

"Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholders atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi langkah untuk memanfaatkan produk perbankan syariah," ujarnya.

Sementara itu, Bank Syariah pun bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah dari sisi transaksi dan produk perbankan, serta pemanfaatan produk pembiayaan bagi pegawai dan dosen. Kerja sama ini diharapkan BNI Syariah dapat memberikan solusi yang hasanah bagi segenap civitas akademika dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan, kerja sama ini juga untuk memfasilitasi sivitas akademika UPI yang ingin beralih ke bank syariah. "Sebagai Hasanah Banking Partner, kami siap menyediakan layanan yang terbaik bagi UPI. Harapannya, seluruh sivitas akademika dapat memanfaatkan produk dan layanan BNI Syariah," tuturnya.

UPI merupakan salah satu universitas terbesar di Bandung dengan jumlah mahasiswa sebesar 37.000 serta jumlah dosen dan karyawan masing-masing 1.600 dan 2.000 orang. Ke depan, ditargetkan BNI Syariah dapat menggarap potensi DPK Rp 40 miliar terdiri dari Giro dan Deposito. 

"Bisnis yang kami sasar ialah payroll, pembiayaan konsumer termasuk BNI iB Hasanah Card, fee based income pembayaran mahasiswa. Kami terus berupaya memberikan layanan yang memudahkan transaksi bagi seluruh civitas akademika, terutama dalam hal transaksi pembayaran biaya pendidikan," jelasnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA