Pedagang Pasar Kosambi Akan Kembali Tempati lapaknya

Bandung Raya

Minggu, 17 November 2019 | 21:19 WIB

191117211730-pedag.jpg


PERBAIKAN basemen Pasar Kosambi yang kebakaran beberapa waktu lalu hampir selesai. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap para pedagang terdampak bisa kembali menempati lapaknya pada akhir bulan ini.

"Saya lihat persiapan pasar Kosambi untuk bisa memulai aktivitasnya kembali berdagang para pedagang yang kebakaran. Mudah-mudahan jadi bulan ini sudah bisa masuk dan melanjutkan aktivitas perdagangannya," ungkapnya saat meninjau pembangunan Pasar Kosambi, Jln. Ahmad Yani, Kota Bandung, Minggu (17/11/2019).

Menurutnya, tidak hanya sekadar mengembalikan lapak para pedagang, Pemkot Bandung melalui PD. Pasar Bermartabat akan menambah kapasitas lapak untuk pedagang agar bisa menampung Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar pasar.

"Kalau yang eksisting 173 pedagang, termasuk nanti teman-teman PKL juga bisa tertampung di dalam. Semuanya 261 PKL, mudah-mudahan bisa menampung yang dari luar," ujarnya.

Dikatakannya, saat ini pembangunan fisik sudah mencapai 80 persen, tinggal menyelesaikan pemasangan listrik dan sebagian lantai. Karena semi basement, maka ia ingin memastikan bangunan dapat ditempati dengan nyaman oleh para pedagang, sehingga meminta para pedagang untuk menjaga fasilitas tersebut.

"Saya berharap jaga kebersihannya, keamanannya, karena calon pembeli juga pasti pengen bersih dan nyaman dan untuk harga bersaing," katanya.

Sementara itu, Pjs. Direktur Utama PD Kebersihan, Lusi Lesminingwati mengatakan, pihaknya tengah bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM selaku Satgasus PKL, untuk memastikan data PKL yang akan menempati lapak baru di Pasar Kosambi. Dari 261 PKL yang tercatat, baru 140 PKL yang terkonfirmasi akan pindah ke dalam.

"Rencananya, dengan Dinas KUKM kami akan merelokasi PKL sepanjang pasar Kosambi sampai rel kereta api. Minggu depan kita mulai intensifkan untuk rapat. Karena dari 261, baru 140 PKL yang masuk ke kita," tuturnya.

Walau demikian, setiap hari jumlah PKL terus bertambah. Oleh karena itu, pihaknya hanya perlu memastikan para PKL telah mendapatkan lapak sesuai dengan lokasi yang diinginkan.

"Setiap hari kami lakukan konfirmasi. Karena layout sudah ada, tinggal pedagang memastikan mau di sebelah mana plotting zoningnya itu. Sebetulnya sudah 80 persen dari pedagang eksisting yang berjumlah 178, ditambah PKL 140 yang sudah masuk," jelasnya.

Sedangkan halaman pasar yang kini ditempati pedagang akan seluruhnya difungsikan sebagai tempat parkir. Di halaman pasar, kapasitas parkir bisa mencapai 40 mobil. PD. Pasar juga tengah mempersiapkan parkir basemen dengan kapasitas 200 mobil.

"Ini bertujuan sebagai persiapan, jika Mal Pelayanan Publik (MPP) akan beroperasi di pasar Kosambi," tambahnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA