Dishub Cimahi Bakal Rekayasa Jalan Cihanjuang

Bandung Raya

Jumat, 15 November 2019 | 18:24 WIB

191115182517-dishu.jpg

Laksmi Sri Sundari

Situasi di Jalan Cihanjuang, Kota Cimahi, Jumat (15/11/2019).


MENINGKATNYA volume kendaraan yang berimbas pada kemacetan di Jalan Cihanjuang, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi berencana merekayasa jalan dengan sistem satu arah atau one way di kawasan tersebut. Perubahan tersebut dengan menambah waktu penerapan sistem one way di Jalan Cihanjuang.

Rencana perubahan itu sudah dibahas dengan unsur Forum Lalu Lintas Kota Cimahi, yang meliputi Dishub, Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, DPRD Kota Cimahi serta unsur terkait lainnya.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kota Cimahi, Endang mengungkapkan, berdasarkan hasil pembahasan, sudah disepakati bahwa penggunaan sistem satu arah di jalur tersebut akan mengalami perubahan.

"Disepakati tetap perpanjang hingga Sabtu-Minggu, tapi tidak permanen. Jadi waktunya situasional tergantung peningkatan volume kendaraan," jelasnya di Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Jumat (15/11/2019).

Awalnya, rekayasa sistem satu arah yang dimulai dari Simpang Jati, kemudian mengarah ke Jalan Daeng Ardiwinata, lalu ke Jalan Haji Nur, Jalan Pesantren dan masuk kembali ke Jalan Jati Serut hanya diberlakukan Senin-Jumat pukul 06.00-08.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB.

Dengan hasil pembahasan terbaru, maka rekayasa sistem satu arah di jalur-jalur tersebut akan berlaku juga Sabtu-Minggu. Hanya saja waktunya tidak permanen, tidak seperti hari-hari biasanya. Rencananya, rekayasa terbaru itu akan diujicobakan awal Desember mendatang.

"Kalau permenan itu, insfrastukturnya terutama belokan menuju Jalan Haji Nur tidak laik untuk dilalui kendaraan besar. Jadi sifatnya situasional," kata Endang.

Untuk memantau arus lalu lintas diakhir pekan, pihaknya memastikan akan menempatkan petugas, untuk mengatur sistem rekayasa satu arah saat Sabtu dan Minggu. "Kita akan pantau. Sudah dipasang CCTV juga," ucapnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA