Pemkab Bandung Pastikan Suket Bisa Digunakan untuk Daftar CPNS

Bandung Raya

Jumat, 15 November 2019 | 13:30 WIB

191115133131-pemka.jpg

Engkos Kosasih


SEBANYAK 4.500 pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) sudah masuk secara online pada tiga formasi yang ditentukan untuk pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jumat (15/11/2019). Ribuan pendaftar itu setelah pemerintah secara resmi membuka pendaftaran CPNS sejak 11-24 NoVember 2019.

Namun sejumlah calon pelamar masih ragu dengan "kesaktian" Surat Keterangan (Suket). Suket merupakan pengganti e-KTP.  
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumner Daya Manusia Kabupaten Bandung Wawan A Ridwan memastikan, Suket bisa digunakan dalam pendaftaran CPNS. Bahkan suket sempat dibahas di Kemenpan RI.

"Bahwa seseorang belum punya e-KTP, suket masih bisa diberlakukan. Misalnya, e-KTP belum jadi pendaftar bisa menghubungi Disdukcasip Kabupaten Bandung. Dengan harapan dapat diprioritaskan pembuatan suketnya dengan waktu yang cepat," katanya saat menghadiri "Ngawnagkong Bari Ngopi 2019 #Sabilulungan" di Taman Uncal Komplek Pemkab Bandung Soreang, Jumat (15/11/2019) pagi.

Ia menjelaskan, ada tiga tahapan dalam pendaftaran, yakni seleksi administrasi, seleksi dasar dan seleksi bidang. Dalam seleksi administrasi ini, setiap calon pendaftar harus hati-hati apa yang dipersyaratkan dalam CPNS tersebut.

"Mulai dari kelengkapan ijasah, surat kelakuan baik, e-KTP, harus dipastikan NIK e-KTP dan KK harus sama. Masyarakat  kadang NIK e-KTP dan KK beda. Terjadi kesalahan memenuhi persyaratan, tak lulus seleksi administrasi," katanya.

"Itu akan merugikan masyarakat pendaftar CPNS. Tahun lalu sempat  berulang, kesalahan sedikit yang dianggap gugur  memenuhi syarat administrasi. Makanya pada saat masuk pendafatran secara online, mengisi persyaratan yang betul betul sampai detail," imbuh Wawan.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA