Pascateror Bom Medan, Pengemudi Ojol Kabupaten Bandung Sepi Penumpang

Bandung Raya

Kamis, 14 November 2019 | 11:33 WIB

191114113432-pasca.jpg

dok

ilustrasi


SEJUMLAH pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung cemas dengan persitiwa bom bunuh diri di Polrestabes Medan Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pukul 08.45 WIB. Pasalnya, pelaku peledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, RMN  itu diduga menggunakan jaket ojol.

Kekhawatiran itu diungkapkan Heri (26) warga Arjasari, Ihsan (32) warga Banjaran dan Agam (30) warga Arjasari, Kabupaten Bandung. Ketiganya adalah pengemudi ojol.

Heri mengatakan, tindakan pelaku bom bunuh diri yang mengenakan jaket ojol itu sangat merugikan pengemudi lainnya.

"Sangat merugikan bagi kami. Kami sebagai pengemudi khawatir terkena dampaknya. Tapi selama ini, di wilayah kami (Kabupaten Bandung) aman-aman saja. Tidak ada apa-apa," kata Heri kepada galamedianews.com di Jalan Raya Banjaran-Pameungpeuk Kabupaten Bandung, Kamis (14/11/2019).

Heri juga mengaku khawatir dengan peristiwa ledakan bom bunuh itu, mengganggu terhadap kenyamanan dan keamanan para pengemudi ojol yang selama ini membutuhkan ketenangan dalam menjalankan usaha sehari-hari.

"Tapi sampai saat ini, tidak sampai terjadi keresahan dan kami bekerja seperti biasa," kata Heri.

Heri mengaku, keluar rumah dari pukul 06.00 pagi sampai pukul 09.00 WIB, belum mendapatkan penumpang. Biasanya, dengan waktu yang sama sudah mengantar sedikitnya lima penumpang.

"Apakah pengaruh dari peristiwa tersebut, saya juga tidak tahu. Tapi kami berharap, jangan sampai berpengaruh dan kondisi pun kembali pulih dan tetap bisa menumbuhkan kepercayaan pengguna ojeg online," katanya.

Berbeda dengan Ihsan dan Agam. Pada waktu yang sama, Ihsan baru satu kali mengangkut penumpang, sedangkan Agam memgantar dua penumpang. Tetapi sebelum ada peristiwa ledakan bom bunuh diri, dalam waktu yang sama biasanya sudah mengangkut rata-raya 5 penumpang.

"Tiisen, khawatir ada pengaruh pada ojeg online," kata Agam. Pascaperistiwa ledakan bom bunuh diri itu, katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA