Jelang Musda KNPI XIV Kabupaten Bandung, Panitia Jaring Balon Ketua

Bandung Raya

Rabu, 13 November 2019 | 09:05 WIB

191113090627-jelan.png

Engkos Kosasih


MUSYAWARAH Daerah (Musda) Pemuda/Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) XIV Kabupaten Bandung akan segera digelar di Hotel Grand Sunshine Sahid di Soreang, Senin (18/11/2019). Saat ini, memasuki 11-16 November, panitia sedang melaksanakan penjaringan bursa bakal calon (balon) Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan sesuai dengan persyaratan administrasi AD/ART (anggaran rumah tangga) dan PO (peraturan organisasi).

"Setelah tahapan itu kita laksanakan, panitia melaksanakan sidang pleno untuk penetapan calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung. Sekaligus dilaksanakan pengundian nomor urut calon pada 16-17 November 2019," kata Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Galih Hendrawan kepada galamedianews.com, Rabu (13/11/2019) pagi.

Untuk melangkah ke tahapan penjaringan bakal calon ketua, imbuh Galih, panitia saat ini sedang melaksanakan verifikasi kepesertaan Musda/KNPI XIV untuk OKP dan DPK kecamatan se-Kabupaten Bandung sejak 31 Oktober sampai 17 November mendatang. "Dalam pelaksanaan verifikasi kepesertaan Musda itu, disertakan SK kepengurusan terbaru. Selain itu surat mandat peserta sebanyak 2 orang," ujarnya.

Untuk diketahui, kata Galih, khusus untuk OKP peninjau yang baru mendaftar ke DPD KNPI harus melampirkan AD/ART organisasi, SK, dan surat mandat.

Galih pun menjelaskan tentang ketentuan persyaratan calon Ketua KNPI Kabupaten Bandung pada Musda XIV mendatang. Hal itu diatur pada anggaran rumah tangga Pasal 21 Point 2 dan 3 dan peraturan organisasi KNPI No. 02/PO/KNPI/IV/2015 tentang Musyawarah Provinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan KNPI.

"Ketentuan persyaratannya, sudah pasti berakhlak mulia dan percaya pada Tuhan Yang Maha Esa, berusia maksimal 40 tahun. Pernah atau sedang menjabat dalam kepengurusan OKP dan atau Dewan Pengurus Daerah KNPI Kabupaten/Kota dan atau Dewan Pengurus Kecamatan/Distrik KNPI disemua tingkatan," paparnya.

Untuk dipahami pula, lanjut Galih, persyaratan calon ketua harus memiliki mobilitas, prestasi, dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas-tugas organisasi. "Lebih penting lagi, calon ketua tidak tercela, anti narkoba dan atau tidak pernah berbuat hal-hal yang bertentangan dengan hukum negara. Kemudian, menerima deklarasi pemuda Indonesia, pemufakatan pemuda Indonesia, AD/ART KNPI, dan peraturan organisasi KNPI lainnya," jelasnya.

Persyaratan lain yang harus terpenuhi, ia mengatakan, berdomisili di ibukota kabupaten/kota, serta mempunyai waktu yang cukup dan bersedia berpartisipasi aktif dalam kepengurusan KNPI kabupaten/kota. Tidak melebihi 2 periode sebagai ketua.

"Untuk diingat, pernah atau sedang menjabat sebagai unsur pimpinan DPD KNPI kabupaten/kota dan atau unsur pimpinan OKP nasional tingkat kabupaten/kota, dibuktikan dengan menunjukkan SK kepengurusan di masing-masing lembaga," tuturnya.

Calon ketua, katanya, harus didukung sekurang-kurangnya 20 persen suara peserta dalam Musda KNPI kabupaten/kota. Berprestasi, berdedikasi, loyal terhadap organisasi/negara, bermoral, tak tercela dan bebas narkoba serta bersedia bertanggungjawab untuk melaksanakan amanat organisasi hingga akhir masa jabatan.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA