Pemkot Bandung Bangun Empat Puskesmas Baru Tahun 2020

Bandung Raya

Selasa, 12 November 2019 | 17:10 WIB

191112171138-pemko.jpg


PEMKOT Bandung berencana membangun empat puskesmas baru pada 2020 mendatang. Hal ini sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Yorisa Sativa mengatakan, saat ini terdapat 80 puskesmas yang tersebar di 30 Kecamatan. Penambahan empat puskesmas baru dinilai cukup ideal melayani 2,5 juta warga Kota Bandung.

"Setelah mengkaji dan menghitung, dengan jumlah 84 puskesmas bisa mewakili atau cukup melayani masyarakat Kota Bandung," ungkapnya di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana, Kota Bandung, Selasa (12/11/2019).

Menurutnya, perhitungan ideal satu puskesmas bisa mencakup 30 ribu penduduk. Sehingga berdasarkan kajian empat puskesmas baru ini mampu mewakili kekosongan penduduk yang masih kekurangan layanan.

Oleh karena itu, pertimbangan lokasi puskesmas baru ini akan dilihat dari keberadaan puskesmas yang ada dengan jumlah pengunjungnya. Maka puskesmas baru bisa menjadi alternatif agar tidak terjadi penumpukan pasien sekaligus mempercepat pelayanan.

"Misalkan ada satu puskesmas terlalu gemuk maka kita wakili dengan puskesmas itu. Jadi 30 ribu penduduk bisa terwakili oleh satu puskesmas. Saat ini kita sedang memetakan agar seluruh puskesmas bisa mendapatkan sasaran pasien secara merata," jelasnya.

Selain menambah jumlah puskesmas, Dinkes Kota Bandung juga tengah berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan. Indikasinya, yakni mendongkrak 21 puskesmas yang masih terakreditasi kategori puskesmas dasar.

"Kita upayakan di tahun 2020 tidak ada lagi puskesmas berlevel dasar dan madya. Minimal itu harus utama dan lebih baik lagi paripurna," ujarnya.

Dikatakannya, Kota Bandung sudah memiliki tiga puskesmas dengan kategori paripurna. Akreditasi paling tinggi tersebut mengacu pada penilaian pelayanan, fasilitas fisik, serta sarana dan prasarana yang dimiliki oleh tiga puskesmas telah sesuai dengan standarisasi nasional.

"Di Indonesia itu ada hampir 10 ribu puskesmas, dan yang akreditasi paripurna sekitar 72 puskesmas. Kita bersyukur dari seluruh Indonesia itu, ada tiga di Kota Bandung yaitu Puskesmas Kopo, Sukarasa dan Puskesmas Cijagra lama," terangnya.

Yosira menuturkan, terdapat ratusan elemen penilaian yang harus dipenuhi oleh puskesmas. Setiap tiga tahun sekali, kualitas indikator tersebut juga diperiksa perihal konsistensinya.

"Misalkan pertama tata graha atau bangunan fisik puskesmas yaitu tidak boleh bocor, sesuai dengan standar, luas bangunan sesuai peraturan menteri kesehatan, ada ruang tunggu pasien yang jelas, ada ruang parkir, ada ruang terbuka hijau, dan tidak boleh menempel bangunan yang ada," paparnya.

Ia memastikan, bahwa puskesmas di Kota Bandung kini memiliki kualitas jauh lebih baik. Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas puskesmas. Sebab kini terdapat standarisasi pelayanan yang tinggi diterapkan di setiap puskesmas.

"Standar lainnya, sarana dan prasarana itu alat kesehatannya harus lengkap, minimal SDM nya itu ada 22 jumlah SDM dengan beberapa jenis profesi tertentu," tambahnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA