Wisuda STAI Sabili: Sarjana Harus Mereformasi Diri

Bandung Raya

Selasa, 12 November 2019 | 10:20 WIB

191112102157-wisud.jpg

Sarnapi/PR

Ketua STAI Sabili, Yus Hermansyah (tengah) bersalaman dengan Ketua Kadin Jabar, Tatan Pria Sudjana dan didampingi pengurus Pergunu Jabar, Ustaz Ali (dua kiri) saat kerja sama STAI Sabili dengan Kadin Jabar dan Pergunu Jabar di Balai Sartika, Selasa (12/11/2019).


PARA lulusan perguruan tinggi Indonesia jangan terlena dengan gelar yang didapatnya, namun harus mereformasi diri. Apalagi era industri 4.0 ini menuntut banyak hal terhadap kemampuan para sarjana.

"Kalau mau sarjana hanya biasa-biasa saja malah menjadi penyakit bukan solusi bagi bangsa ini," kata Ketua Kadin Jabar, Tatan Pria Sudjana dalam orasi ilmiah wisuda sarjana Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sabili di Gedung Balai Sartika, Selasa (12/11/2019).

Tatan mengatakan, sarjana yang dibutuhkan adalah memiliki kualitas akademik dan keterampilan sesuai dengan ilmunya.
"Namun yang lebih penting adalah soft skill baik kemampuan komunikasi, menjalin jejaring, kerja sama, maupun empati dan kepedulian," katanya.

Selain itu, sikap dan akhlak juga tak boleh dipinggirkan karena sikap ini menentukan kualitas seseorang.

"Bisa saja sarjana memiliki kemampuan yang hebat, namun sikap dalam bekerja kurang baik sehingga kurang disukai rekan-rekan kerja lainnya," ujarnya dalam acara dihadiri Koordinator Kopertais Jabar dan Banten, Mahmud.

Wartawan PR, Sarnapi melaporkan, pada kesempatan itu juga dilakukan kerja sama antara STAI Sabili dengan Kadin Jabar dan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jabar.

"Kerja sama dengan Kadin Jabar untuk memperluas jaringan sekaligus pembinaan kewirausahaan mahasiswa sejak dini. Sarjana lulusan STAI Sabili jangan hanya sebatas mencari pekerjaan melainkan juga membuka lapangan kerja minimal untuk dirinya," kata Ketua STAI Sabili, Yus Hermansyah.

Sedangkan kerja sama dengan Pergunu  Jabar, kata Yus, akan memberikan fasilitas lebih luas kepada para guru honorer.
"Nantinya para guru anggota Pergunu Jabar bisa kuliah dengan biaya ringan di STAI Sabili sehingga nantinya semua guru bisa sarjana," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA