Pemkot Cimahi Sediakan Dua Formasi CPNS untuk Disabilitas

Bandung Raya

Senin, 11 November 2019 | 12:58 WIB

191111130004-pemko.jpg

dok

ilustrasi


PEMERINTAH Kota (Pemkot) Cimahi menyiapkan dua formasi khusus bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Berdasarkan pengumuman yang ditandatangani Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, dua jatah formasi khusus disabilitas itu dibuka untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang akan ditempatkan di SDN Sukamaju I dan SDN Cibodas 1.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh menjelaskan, penempatan dua formasi khusus di kedua sekolah dasar tersebut untuk memudahkan akses. Sebab, SDN Sukamaju 1 dan SDN Cibodas 1 bangunannya hanya satu lantai.

"Terus kenapa PAI? (Karena) tidak terlalu berat. Kalau guru kelas agak repot. Dua alasan itu, sehingga ditetapkan untuk formasi khusus guru SD," jelas Ahmad di Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardjakusumah, Senin (11/11/2019)

Ahmad menerangkan, ada sejumlah syarat khusus yang harus dipenuhi bagi penyandang disabilitas yang akan mengikuti seleksi CPNS. Di antaranya, formasi khusus disabilitas ini diperuntukan bagi jenis tuna daksa dengan kriteria mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik. Kemudian mampu bergerak tanpa alat bantu atau dengan menggunakan alat bantu, kecuali kursi roda.

Penyandang disabilitas juga wajib melampirkan surat keteranagn rumah sakit pemerintah yang menerangkan tingkat atau jenis disabilitas. Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 535 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di lingkungan Pemkot Cimahi Tahun Anggaran 2019.

"Persyaratan itu diunggah secara online melalui http://sscasn.bkn.go.id," ucap Ahmad.

Sebab formasi khususnya hanya 2 persen dari total formasi keseluruhan yakni 99, maka pihaknya mendorong para penyandang disabilitas untuk ikut melalui formasi umum. Hanya saja untuk formasi umum ini tidak akan ada perlakuan khusus.

"Disabilitas kalau mau uji nyali bisa melamar ke formasi umum. Tapi kita panitia sesuai Permenpan tidak merperlakukan khsusus," ujarnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA